Dumai (Inmas) – Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan bersama Kepala Kantor Urusan Agama
(KUA) Kecamatan Se-Kota Dumai menghadiri Acara Rekonsiliasi Stunting Tingkat
Kota yang bertempat di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim yang dipimpin dan dibuka
secara langsung oleh Walikota Dumai H. Paisal, SKM, MARS.
Rekonsiliasi Stunting ini
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya.
Walikota Dumai H. Paisal pada
kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Dumai akan terus
berupaya mencegah stunting secara memaksimalkan.
“Kita akan maksimalkan pencegahan
stunting ini dengan saling berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, karena
banyak dampaknya dari stunting ini salah satunya adalah inteligensi anak, saat
ini belum terasa dampaknya nanti beberapa tahun kedepan akan terasa dampaknya,
mari kita tuntaskan segera masalah stunting ini,” sebutnya.
Kepala Biro dan Humas BKKBN Pusat
Drs. Putut Priyatno dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kota Dumai
dalam upaya pencegahan stunting yang sangat sistematis.
“BKKBN ditunjuk langsung oleh
Presiden sebagai ketua dalam pencegahan stunting, kita juga akan memberikan
pendampingan kepada tingkat provinsi dan kota, Tim yang telah ditunjuk
diharapkan untuk bergerak sesuai tupoksinya masing-masing, semoga pelaksanaan
pencegahan stuntung di Kota Dumai ini dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.
Turut hadir pada kesempatan
tersebut yaitu, Kepala Biro dan Humas BKKBN Pusat, Kepala BKKBN Provinsi Riau,
Kadis BKKBN, Dinsos, Kepala Bapeda Kota Dumai, Para Camat dan Lurah, Kabid P2P
Dinkes, Ketua TP-PKK Kota Dumai, Para Kader PKK Kota Dumai. (Arief)