0 menit baca 0 %

KEPALA MIN 1 INHU YENI SURYANI SAMAUN, M.Pd SELAKU FASDA KAMAD SELAKU NARSUM UTAMA PELATIHAN POKJA KEPALA MADRASAH JENJANG MA PROGRAM PKB GURU DAN TENDIK

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan adalah melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru, Kepala Madrasah, dan Tenaga Kependidikan Madrasah adalah melalui implementasi proyek Realizing Education s Promise...

Indragiri Hulu, (Inmas). Salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan adalah melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru, Kepala Madrasah, dan Tenaga Kependidikan Madrasah adalah melalui implementasi proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) – yang disingkat REP-MEQR, yaitu sebuah program investasi SDM yang dikembangkan Kementerian Agama yang sumber pendanaannya melalui Pinjaman Luar Negeri Bank Dunia (IBRD Loan No.8992-ID) dari tahun 2020 sampai dengan 2024. 

Peningkatan mutu guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan di madrasah dilaksanakan melalui skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB). 

Fokus program tersebut dilakukan di kelompok kerja terdekat yaitu melalui kegiatan dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), Kelompok Kerja Madrasah (KKM), dan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah. 

Untuk menjamin mutu penyelenggaraan PKB guru di KKG/MGMP/MGBK/KKM/ POKJAWAS, para fasilitator pada kelompok kerja ditunjuk sebagai pihak yang melakukan fasilitasi dan pendampingan pada pelaksanaan PKB guru. 

Selasa s.d Rabu, 12 s.d 13 September 2023, Kepala MIN 1 Inhu Yeni Suryani Samaun, M.Pd merupakan Fasda (Fasilitator Daerah) Kepala Madrasah selaku Narasumber Utama kegiatan Pelatihan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Jenjang Madrasah Aliyah (MA) Program PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru dan Tendik Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2023 Kab. Inhu Provinsi Riau. Tempat: Aula MA Madinatun Najah Rengat.

Pelatihan moda Tatap Muka pada Modul Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Madrasah “Pengembangan Kewirausahaan”.

Kepada Tim Inmas Kemenag Kab. Inhu disampaikan Yeni Suryani Samaun bahwasanya Tugas dan Tanggungjawab Fasilitator Daerah adalah: a. Melatih guru di KKG/MGMP/MGBK/KKM/POKJAWAS baik moda tatap muka maupun moda daring dengan menggunakan modul yang sudah disiapkan; b. Mendampingi guru di KKG/MGMP/MGBK maupun di madrasah; c. Memfasilitasi peserta mempelajari modul; d. Membantu Menyusun/mereview modul pelatihan; e. Memantau dan mengevaluasi kegiatan pelatihan; f. Melaporkan hasil pelatihan; g. Mendikumentasikan hasil pelatihan. h. Terlibat dalam kegiatan fasilitasi, pendampingan, dan evaluasi dalam kegiatan pelatihan guru dan tenaga kependidikan di daerah 3T atau daerah perbatasan untuk Fasilitator Daerah yang berada di daerah dengan kategori tersebut.

Kewirausahaan merujuk pada sifat, watak dan ciri-ciri yang melekat pada individu yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan dan mengembangkan gagasan kreatif dan inovatif yang dimiliki ke dalamkegiatan yang bernilai. Jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki oleh usahawan, melainkan pula setiap orang yang berpikir kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari dan memanfaatkan peluang menuju sukses, tambah Yeni Suryani Samaun.

Wirausaha dalam konteks permadrasahan adalah seorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya system kegiatan suatu lembaga yang bebas dari keterikatan lembaga lain. Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan dinamika kegiatan di madrasah akan datang dari kepala madrasah yang memiliki jiwa wirausaha, ungkap Yeni Suryani Samaun menutup keterangannya.(tulang)