0 menit baca 0 %

KEPALA MTs N 1 INHU, HENDRI DONAL, S.Pd., M.Si BERSAMA PGRIKEC RENGAT BARAT TAJA BIMTEK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka, maka PGRI Kecamatan Rengat Barat mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (Bimtek IKM) terhadap Anggota PGRI di wilayah Kecamatan Rengat Barat, tempat: Aula Bappeda Kab.

Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka, maka PGRI Kecamatan Rengat Barat mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (Bimtek IKM) terhadap Anggota PGRI di wilayah Kecamatan Rengat Barat, tempat: Aula Bappeda Kab. Inhu, pelaksanaan dari Jum’at – Sabtu, 15 s.d 16 Juli 2022. Bertindak selaku Panitia Pelaksana yakni Kepala MTs N 1 Indragiri Hulu, Hendri Donal, S.Pd., M.Si.
Tujuan bimtek untuk menguatkan pemahaman tentang konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka, menyiapkan tim Kecamatan Rengat Barat untuk mengoptimalkan komunitas belajar yang menguatkan Implementasi Kurikulum Merdeka, dan merancang program tindak lanjut.
Bimbingan teknis ini berisikan materi-materi terkait penguatan implementasi Kurikulum Merdeka seperti Kebijakan Kurikulum Merdeka, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, Pembelajaran dan Penilaian pada Kurikulum Merdeka, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Peran Bimbingan dan Konseling dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Platform Merdeka Mengajar dan Aktivasi akun Belajar.id, Komunitas Belajar untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka, Mekanisme Penyediaan Buku Kurikulum Merdeka, dan juga rencana tindak lanjut.
Selanjutnya, dengan telah mengikuti kegiatan bimtek, para peserta bisa memahami lebih mendalam terkait implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, kami juga berharap peserta kegiatan bimtek ini bisa mendiseminasikan materi yang telah diterima kepada perangkat-perangkat pendidikan di sekolahnya masing-masing, ujar Hendri Donal dalam laporannya.
Setiap sekolah yang ada di Kec Rengat Barat mengutus 2 orang guru sebagai peserta dan diutamakan guru yang mengajar di kelas 1, 4. 7, dan 10, tambah Hendri Donal menutup laporannya.(tulang)