Bathin Solapan (Inmas) – Implementasi moderasi beragama yang merupakan program prioritas nasional Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pada saat ini mendapat perhatian serius dari Kementerian Agama. MTsN 4 Bengkalis salah satu materi penguatan moderasi beragama dan Wawasan Kebangsaan pada kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama).
“Indonesia merupakan negara yang memiliki suku, bahasa, budaya, dan agama yang beragam. Jika seluruh umat beragama tidak memiliki sikap toleransi maka akan menimbulkan konflik dan perpecahan” ungkap Kepala MTsN 4 Bengkalis, Asni S.Pd.I Jum’at (14/7/2023)
Asni menjelaskan kepada peserta didik baru bahwa Moderasi beragama menjadi hal penting yang harus diteguhkan pada peserta didik di madrasah. Pada prinsipnya tujuan moderasi beragama adalah kerukunan.
Di akhir materi Asni menekankan kepada peserta didik baru bagaimana sikap yang baik dalam menerapkan moderasi beragama. Terdapat 6 sikap yaitu; 1) menghargai pendirian orang lain, tidak menyalahkan orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita, 2) Tidak memaksa penganut agama lain mengikuti aturan agama kita, 3) Menghargai dan tidak mengganggu orang lain ketika beribadah, 4) Tidak merusak rumah ibadah agama lain, 5) Memiliki empati dan mudah mengendalikan emosi, dan 6) Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Moderasi beragama menjadi suatu sikap yang sangat perlu ditanamkan ke peserta didik MTsN 4 Bengkalis sebab mengingat faham ekstremisme, radikalisme merupakan problem besar bangsa Indonesia saat ini, tuturnya.