0 menit baca 0 %

Kepala Subbag TU Kankemenag Siak Ikuti Kegiatan Bujang Kampung di Kecamatan Minas

Ringkasan: Siak (Inmas) Kepala Subbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya bergabung bersama rombongan Pemda Siak mengikuti kegiatan Bujang Kampung di kampung Minas Barat Kecamatan Minas, Jum at, (09/09/2022). Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Siak, H.
Siak (Inmas) – Kepala Subbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya bergabung bersama rombongan Pemda Siak mengikuti kegiatan “Bujang Kampung” di kampung Minas Barat Kecamatan Minas, Jum’at, (09/09/2022). Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Siak, H. Husni Merza, B.BA., MM. Bujang Kampung atau Bupati Ngantor di Kampung merupakan inovasi program dari Bupati Siak, dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat di kampung. Bujang Kampung merupakan program yang digagas Bupati Siak dan Wakil Bupati Siak bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung dan cepat, ini wujud nyata pemerintah kabupaten Siak dalam melayani masyarakat di kampung-kampung yang ada di Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak menyampaikan bahwa dengan adanya Bujang Kampung menyadarkan pemerintah sebagai pelayan, lebih giat lagi dalam melayani warganya. “Tentunya kita berharap dengan adanya program Bujang Kampung menyadarkan dan menambah motivasi kita sebagai pelayan masyarakat untuk lebih giat lagi dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat tanpa memandang jabatan atau status”, terbangnya.

Sesudah melaksanakan apel pagi, Drs. H. Nursya bersama pejabat Pemda Siak, Pemcam Koto gasib, Pemkam mengadakan Rapat Koordinasi. Dalam keterangannya saat memberikan informasi pelayanan pada kegatan “Bujang Kampung” tersebut, Drs. H. Nursya menyampaikan program seperti Haji Mobile yang merupakan inovasi pendaftaran haji dengan cara petugas Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah datang langsung turun ke kecamatan tanpa calon jama’ah harus bersusah payah datang ke Kantor PHU Kankemenag Siak. Selain itu, H. Nursya juga menyamapiakn ada layanan penyuluh agama agar memudahkan masyarakat dalam berkonsultasi. (Hd)