0 menit baca 0 %

Ketua DCU beserta Tim Monev BKBA berkunjung di MI Nurul Jihad Tembilahan

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) - Selasa, (14/11/2023) Dilaksanakan acara monitoring Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi di MI Nurul Jihad Tembilahan. Kegiatan Monev BKBA ini dihadiri oleh Penmad Kemenag kab. Indragiri Hilir yang diketua oleh DCU (District Coordinating Unit) Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Keme...

Tembilahan (Inmas) - Selasa, (14/11/2023) Dilaksanakan acara monitoring Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi di MI Nurul Jihad Tembilahan. Kegiatan Monev BKBA ini dihadiri oleh Penmad Kemenag kab. Indragiri Hilir yang diketua oleh DCU (District Coordinating Unit) Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indragiri Hilir Drs. H. Afrizal,MM beserta staf Pendidikan Madrasah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indragiri Hilir turun langsung untuk melaksanakan monitoring pemanfaatan BKBA.

Dalam acara ini, fokus utama adalah untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan bantuan kinerja dan bantuan afirmasi yang diberikan kepada para madrasah penerima bantua. Bantuan kinerja dan afirmasi adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

Kasi Pendidikan Madrasah H. Afrizal  selaku ketua DCU BKBA Kabupaten Indragiri Hilir mengatakan dalam sambutan nya meminta kepada madrasah agar manfaatkan bantuan tersebut dengan baik.

 "Saya minta betul kepada seluruh madrasah penerima bantuan BKBA dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Saya tekankan kembali juga terkait program 3S, yakni sukses perencanaan, sukses dalam pelaksanaan, dan sukses dalam pelaporan dalam penerimaan dana bantuan BKBA ini. Semoga dibelanjakan dapat bermanfaat bagi siswa-siswi, guru, dan seluruh penerima bantuan BKBA." Ucap. H. Afrizal.

Acara monitoring ini merupakan langkah konkret dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan dana bantuan. Diharapkan, upaya seperti ini akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah benar-benar berdampak positif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan dukungan lebih.   ***(Ria)