0 menit baca 0 %

Ketua IPARI Kab. Bengkalis Berbagi Ilmu di Bimwin Angkatan I KUA Kec. Mandau Tahun 2025

Ringkasan: Mandau   (Kemenag) -  Ketua Ikatan penyuluh Agama  Republik  Indonesia (IPARI) Kabupaten Bengkalis Nurleili Lubis memberikan materi tentang Mengelola Keuangan Keluarga pada kegiatan  bimbingan perkawinan mandiri yang dilaksanakan  di KUA Kecamatan Mandau  Kamis,  12/06//2025.  Kegiatan  i...

Mandau   (Kemenag) -  Ketua Ikatan penyuluh Agama  Republik  Indonesia (IPARI) Kabupaten Bengkalis Nurleili Lubis memberikan materi tentang “Mengelola Keuangan Keluarga” pada kegiatan  bimbingan perkawinan mandiri yang dilaksanakan  di KUA Kecamatan Mandau  Kamis,  12/06//2025.  Kegiatan  ini diikuti oleh 15 pasang calon  pengantin.

Dalam kegiatan bimwin tersebut Nurleili Lubis menyampaikan "bahwa  semua  calon pengantin   yang akan melangsungkan pernikahan harus mendapatkan materi bimbingan  dari Kementerian  Agama. Salah satu materi pokok  dalam  bimbingan  perkawinan  ini  adalah  tentang  mengelola keuangan keluarga. Materi ini sangat penting bagi catin sebagai modal dalam menjalani kehidupan  berumah tangga.

”ingat  ya  bahagianya  rumah  tangga  itu  bukan  terletak  pada  besarnya   nominal  gaji  kita, tapi kebahagiaan itu terletak  pada  berkahnya gaji yang  kita  terima,  besarnya  kasih sayang dan kesetiaan dari pasangan kita”  jelas  Nurleili.

Di samping itu, Ia juga menjelaskan tentang konsep penting dalam mengelola keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan ini harus betul-betul terarah dan baik, karena ketika suami istri tidak bisa mengelola dengan baik maka yang muncul nanti adalah pertengkaran, ketidak transfaranan dan bahkan bisa berujung pada perceraian. Maka dari itu suami istri harus bijak dalam hal ini. Berapa pun gaji suami atau pendapatan di dalam keluarga tersebut kalau dikelola dengan baik maka akan mendatangkan keberkahan.

“Kita tidak tau apa yang akan terjadi di masa yang akan datang entah sakit, kecelakaan, meninggal atau perlu pulang kampung mendadak ,tentu kita butuh biaya, coba kalau tidak ada dana cadangan atau simpanan maka kita akan susah, maka dari itu catin sudah harus merencanakan dan mematangkan pengelolaan keuangan keluarga dengan baik agar permasalahan ekonomi bisa diatasi, ” tambah Nurleili.

Setelah selesai materi mengelola keuangan keluarga, Nurleili membuka sesi tanya jawab. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh semua peserta dengan antusias.