Kampar ( Inmas ) -- Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kab. Kampar H. Nursal, sHI, MH salah satu perwakilan Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia ( Parmusi ) Prov. Riau yang mengikuti Jambore Nasional Dai Desa Madani, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) 2023 yang digelar pada tanggal 25-30 September di Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Cianjur Jawa Barat.
Dihadiri ribuan dai se-Indonesia, termasuk dai dari Provinsi Riau sebanyak 58 orang yang akan bergabung mengikuti Jambore Nasional.
Dari 58 orang perserta 5 diantaranya dari Kab. Kampar yakni Ketua terpilih Ikatan Penyuluh agama Rebublik Indonesia ( IPARI ) H. Nursal, SHI, MH, Ust . Nurikhlas, S.Sos. Ust. Arpizal, SE,ME.Sy, Ust. Mohd. Sofian, Ust. Amrin .
Dai dari PW Parmusi Prov. Riau dilepas oleh Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, yang diwakili oleh Kasubdit SosBud AKBP Sugeng Harianto SH.MH dan Karo SDM yang diwakili oleh AKBP Idris, pada Senin, 25 September 2023, di Bandara Internasional Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru.
Ketua DPW Parmusi Riau, Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si, menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Polda Riau yang telah mensupport dan menjadi sponsor utama kegiatan Jamnas.
“Alhamdulillah, Polda Riau membantu kita menyukseskan kegiatan Jamnas Dai Desa Madani. Kedepannya, kita akan tetap mempererat kerja sama dan mitra dalam hal dai kamtibmas, serta kegiatan lainnya untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujar Masrul Kasmy.
Selanjutnya Kapolda Riau berharap Dai-Dai yang di utus untuk jambore Nasional di bogor ini bisa bekerja sama dalam bidang kemasyarakatan khusus dalam bidang agama
Acara Jambore ini di buka langsung oleh Presiden Indonesia Bapak Jokowi. Turut hadir dalam acara ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bapak Muhajir Effendy, Kapolri Jenderal Polisi Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Bupati Cianjur, Herman Suherman, Ketua Umum PP Parmusi Usamah Hisyam.
dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Jambore yang dilakukan oleh Parmusi ini.
“Saya sangat mengapresiasi, sangat menghargai atas terselenggaranya Jambore Nasional Dai Desa Madani yang diikuti oleh ribuan dai dan daiyah, yang telah bekerja konkret ke desa-desa,” ujar Presiden.
Presiden pun mengaku senang dengan
program membangun masyarakat desa madani yang dilakukan oleh dai-dai
Parmusi. Pembangunan desa madani tersebut mengusung empat pilar, yaitu
pilar iman dan takwa, pilar ekonomi, pilar pemberdayaan sosial, dan
pilar pendidikan.
“Kalau kita ingat dulu ada ABRI masuk desa, sekarang dai masuk desa, yang siap dan siaga membangun dan menjaga desa,” ujar Presiden.
Program tersebut, kata Presiden, sejalan dengan upaya pemerintah untuk membangun Indonesia dari desa dan dari pinggiran. Untuk meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa, dari tahun 2015 hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan Dana Desa hingga mencapai Rp539 triliun ke 74.800 desa.
Dalam rangka memperkuat Pembangunan sumber Daya Manusia peran para dai dan Daiyah sangat diharapkan berkaitan dengan karakter, budi pekerti dan akhlak rakyat yang ada di desa-desa, tegasnya ( Ags/Fatmi/ Cicy )