0 menit baca 0 %

Ketua (MAKIN) Kab. Bengkalis Kunjungi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis

Ringkasan: BENGKALIS (Inmas) Di sela-sela kesibukannya melaksanakan aktifitas Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Bengkalis Atong melakukan kunjungan ke Kantor  Kementerian Agama Kab. Bengkalis untuk mendiskusikan dan berdialog tentang pentingnya Moderasi Beragama terutama di Kab.

BENGKALIS (Inmas) – Di sela-sela kesibukannya melaksanakan aktifitas Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Bengkalis Atong melakukan kunjungan ke Kantor  Kementerian Agama Kab. Bengkalis untuk mendiskusikan dan berdialog tentang pentingnya Moderasi Beragama terutama di Kab. Bengkalis. Kunjangan ini diterima dengan baik oleh Kepala Kantor H. Khaidir dan Kasubbag Tata Usaha H. Zulkarnaen yang berlangsung selama 60 menit di ruang kerjanya Selasa, 21/02/2023.

 

Dalam kunjungannyaKetua MAKIN Kab. Bengkalis mengutarakan “Kita harus saling membangun sikap moderat (Moderasi Beragama) antar umat beragama, hal ini untuk lebih menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama diantara kita karena tak lama lagi kita akan memasuki tahun politik. Sikap ini perlu kita bangun seperti sikap bertoleransi, saling menghormati dan saling menghargai dan sebagainya yang telah bertahun-tahun berlangsung. Maka jangan sampai kepentingan sesaat menghancurkan keutuhan bersama yang telah lama kita bangun”.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama  Kab. Bengkalis H. Khaidir dengan santun menanggapi “Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Makin Kab. Bengkalis saudara Atong yang telah melakukan kunjungan, kemudian saya sampaikan bahwa kita perlu bersama-sama dan bertanggungjawab untuk mewujudkan rasa aman, nyaman dan damai hingga mengimplementasikannya melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Kita tahu juga etnis china terutama yang beragama konghucu telah berpengaruh besar di kota Bengkalis ini sebagai kota kerukunan yang bebudaya melayu dengan selalu mengedepankan sikap ramah, sopan dan toleran. Maka ini adalah termasuk sikap Moderasi beragama yang menjadi tujuan dari Kementerian Agama. Maka marilah kita saling bersinergi antara satu dengan yang lain untuk mewujudkan satu kata Moderasi Beragama.   

 

Pertemuan kedua pihak juga mendiskusikan isu-isu penting yang dirasakan perlu untuk dibahas. hzn