Riau (Inmas)- Ketua Umum LPTQ Riau H
Ahmad Syah Harrofie SH MH didampingi Kepala Biro Kesra H Zulkifli Syukur MA dan
Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI
membuka Pembinaan Qur'an Center LPTQ Riau Tahap X, Kamis (23/07/2020) malam di Asrama Haji Antara Riau.
Hadir dalam acara pembukaan Kabag
Bina Mental Biro Kesera Sofwan Muhajir, Kasi Seni Budaya Islam, MTQ dan Hadits Kemenag Riau, H
Defizon S Kom, dan 24 orang peserta pemenang
tilawah golongan Tartil, Anak- anak, Remaja, Dewasa dan Cacat Netra.
Pembinaan ini merupakan salah satu
upaya atau ikhtiar kita untuk meningkatkan kualitas dalam rangka persiapan MTQ
Nasional 2020 pada bulan November mendatang. Walau dalam Pandemi Covid- 19, kita
mempoles anak- anak dengan tidak melanggar aturan protokol kesehatan dengan
tatap muka dan virtual, ungkap Ahmad Syah Harrofie usai membuka kegiatan
pembinaan di Aula Asrama Haji.
Apa yang kita lakukan ini walau
tidak memberikan jaminan, tapi setidaknya memberikan motivasi dan kepercayaan
diri anak- anak kita untuk tampil maksimal di tingkat Nasional, tambahnya.
Zulkifli Syukur menambahkan, dengan pembinaan
yang sudah dilakukan sebanyak 10 tahap, diharapkan telah didapatkan embrio atau
cikal bakal calon Kafilah Riau pada MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 di Sumatera
Barat.
Semoga dengan pembinaan yang telah
mencapai tahap X ini, sudah ada gambaran peserta yang akan diutus Provinsi Riau
ke tingkat Nasional. Untuk itu, tahapan pembinaan yang diberikan hendaknya
benar- benar dimanfaatkan oleh peserta untuk berlatih secara maksimal dengan
menunjukkan potensi diri yang ada, harap Zulkifli.
Sementara itu HM Saman mengatakan, pada
tahap X pembinaan diberikan pada 24 peserta dari 5 golongan. Dimana, peserta
diharapkan mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan panitia, termasuk
tingkat kehadiran dan keseriusan dalam berlatih.
Waktu persiapan tinggal berapa
bulan lagi, untuk itu keseriusan peserta benar- benar kita harapkan agar bisa
menoreh prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, peserta yang tidak
hadir tanpa alasan jelas dianggap mengundurkan diri, tegas Saman.
Pelatih yang akan memberikan
pembinaan pada tahap X adalah qori
nasional Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al Munawar, MA yang akan memberikan materi secara virtual dan Drs H Ahmad
Muhajir MA dengan system tatap muka. (mus/faj)