Rokan Hilir (Inmas) — Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di masyarakat, Penyuluh Agama Islam (PAI) kiranya dapat mengembangkan 3-U, yaitu Uswah (keteladanan), Ukhuwah (persaudaraan) serta Usrah (kekeluargaan).
Demikian antara lain yang disampaikan Junaidi Dasrul,S.AP pada Bincang-Bincang Pagi bersama Kepala KUA Bangko Drs Samsul Tabris, Ketua Pokjaluh Dra.Hj.Siti Samiati,M.Pd.I dan rekan sejawat Suriyah,M.Pd di ruang kerja Kepala KUA , Rabu (9/11/2022).
Dalam menjalankan tugasnya, Penyuluh memang harus sering berkonsultasi dengan Ka KUA dan Ketua Pokjaluh, juga saling share pikiran bersama teman sejawat.
"Dengan sering berkonsultasi, tugas-tugas yang akan kita laksanakan dapat lebih terarah dan berkesinambungan," ucap Junaidi
Junaidi juga menambahkan bahwa terkadang beliau juga sering diskusi ringan dengan sesama rekan sejawat. Saling berbagi informasi dan pengetahuan sehingga program-program yang akan dilaksanakan bisa lebih mudah menerapkannya.
"Membangun kerjasama itu penting, karena tidak semua tugas bisa kita lakukan sendiri. Harus saling bahu membahu," pungkas Junaidi.
“Apalagi tugas penyuluh di era 4.0 ini erat kaitannya dengan membangun masyarakat yang berdaya tahan kuat terhadap globalisasi,” ungkap Junaidi lagi. (AjdSyaheed)