<!--[if gte mso 9]><xml>
Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis Suhardi, S. Ag membuka Kegiatan
BimWin yang di ikuti sebanyak 30 peserta ( 15 pasang) di laksanakan selama 2
hari dengan 5 sesi dengan metode tatap muka, yang mencakup materi pokok dan
materi pelengkap.
<!--[if gte mso 9]><xml>
Dalam sambutannya Suhardi mengatakan bahwa peserta harus mempersiapkan pilar-pilar
berumah-tangga sehingga tujuan dari pernikahan itu dapat tercapai dengan sebaik
mungkin. Suhardi mengatakan juga jodoh itu adalah takdir sedangkan pernikahan
itu adalah pilihan”. Adapun Materi pokok : 1.
Membentuk
Keluarga Sakinah 2.
Mengelola
Psikologi dan Dinamika Keluarga 3.
Memenuhi
kebutuhan dan mengelola keuangan keluarga 4.
Menjaga
kesehatan Repreduksi 5.
Mempersiap
generasi berkualitas Materi Pelengkap : 1.
Free-Test,
Perkenalan, Pengutaraan harapan dan Kontrak Belajar 2.
Refleksi,
Evaluasi dan Test Pemahaman. Untuk pemateri pertama dari dinas Kesehatan kabupaten Bengkalis dr.
Ismayuni Sumira dengan Tema Menjaga Kesehatan Repreduksi menyampaikan bahwa
Peserta harus bisa Mengetahui arti dari Kesehatan Repreduksi, menjaga
kebersihan dan menjauhi dari seks bebas, yuk kita jaga kesehatan repreduksi,
tuturnya Pemateri yang selajutnya dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Kabupaten Bengkalis Hadi Darma Shi dengan Tema Mempersiapkan Generasi
Berkualitas. Berbicara tentang KB ternyata sebagian orang memaknainya secara sempit
yaitu “merencanakan Jumlah anak” jika KB di maknai seperti itu maka pertanyaan
seputar KB hanya tentang berapa jumlah anak? Berapa tahun jarak antar kelahiran
dan lain sebagainya. Padahal berkeluarga adalah membangun kehidupan yang damai
penuh cinta kasih dan sayang untuk meraih kesuksesan bersama. Sebuah keluarga
harus punya visi dan misi untuk meraih kebahagiaan itu, dan kebahagiaan itu
harus direncanakan, menjadi orang tua yang baik bersama anak-anak serta
berperilaku mulia dengan sesame manusia dan lingkungan. Pemateri terakhir adalah H. Muhyidin, S.Ag dengan materi mempersiapkan
Keluarga Sakinah. Muhyidin menyampaikan keluarga sakinah adalah keluarga yang anggota
keluarganya merasakan kasih sayang, keamanan, ketenangan, kedamaian,
perlindungan, kebahagiaan, keberkahan
dan saling sayang menyayangi dan saling menjaga kepercayaan, sedangkan
mawaddah adalah cinta, kasih sayang pada pasangannya rasa yang tumbuh atas
anugerah dari Tuhan Sedangkan warahmah sejenis cinta, kasih sayang yang lembut, siap
berkorban untuk memberi, melayani dan siap melindungi kepada yang di cintai.
Warahmah lebih cenderung kepada sifat suasana hati yang di wujudkan dengan
bentuk kasih sayang, rasa memiliki dan rela berkorban yang terpancar adari rasa
keimanan, tutupnya”.