0 menit baca 0 %

KUA Kecamatan Bathin Solapan Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Angkatan XVIII Tahun 2022

Ringkasan: Bathin Solapan (Inmas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan menggelar bimbingan perkawinan (BIMWIN) pra nikah angkatan ke XVIII selama dua hari yang di  mulai hari Sabtu S.d Minggu  (22-23 Oktober 2022) dengan jumlah catin yang mengikuti sebanyak 30 orang peserta bertempat di Aula Ka...


Bathin Solapan (Inmas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan menggelar bimbingan perkawinan (BIMWIN) pra nikah angkatan ke XVIII selama dua hari yang di  mulai hari Sabtu S.d Minggu  (22-23 Oktober 2022) dengan jumlah catin yang mengikuti sebanyak 30 orang peserta bertempat di Aula Kantor Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan.

Kepala KUA Kecamatan Bathin Solapan yang di wakili oleh Penghulu KUA Kecamatan Bathin Solapan Masuri, S. Ag, mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memberikan bimbingan ilmu dan pengetahuan baik dari segi kesehatan, Fiqih munakahat kepada calon pengantin untuk meningkatkan pengetahuan, pemahamam, keterampilan tentang kehidupan rumah tangga sehingga memiliki pondasi yang kokoh demi terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah warohmah dan merupakan ikhtiar pemerintah melihat tingginya tingkat perceraian yang terjadi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber  dari UPT Puskesmas Balai Makam Dr.Zulkifli dan Bidan Nining, dari BKKBN, ibuk Jessy Sagita Putri sebagai Penyuluh BKKBN Kecamatan Bathin Solapan serta Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bathin Solapan yang berkompeten di bidangnya, Muhammad Soleh, S. Pd. I, Saiful Bahri, S. HI dan Khairul Amri Rangkuti, S. Sos dengan harapan para catin dapat mengikuti bimbingan ini dengan seksama agar pemahaman tentang materi para nikah ini dapat terserap sehingga bisa terwujud keluarga yang sakinah.

Dr. Zulkifli dari UPT Puskesmas Balai Makam dalam pemaparan materinya menyampaikan tentang kesehatan Reproduksi, yaitu keadaan sehat menyeluruh dan fungsi reproduksi yang normal.  Pemeriksaan kesehatan reproduksi  (kespro) hanya sebagian dari yang di butuhkan untuk memepersiapkan suatu pernikahan yang sehat. Menikah bukan hanya membutuhkan persiapan mental tetapi kondisi fisik juga perlu mendapatkan perhatian.

Pemeriksaan kespro juga berfungsi untuk menciptakan hubungan pernikahan yang aman, bebas dari infeksi yang mungkin dibawa oleh salah satu atau kedua pasangan  dan menjaga keharmonisan rumah tangga yang akan dibina kelak. Hal ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pendidikan dan kesehatan terutama kesehatan reproduksi. Jika reproduksi sehat, melahirkan anak yang sehat  juga sehat dan bisa menghindari penyakit yang menular kepada anak.

Jessy sebagai pemateri dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) memperkenalkan dan menjelaskan tentang aplikasi Elmisil dan menganjurkan kepada para catin memeriksa kesehatan dan melakukan imunisasi TT catin, untuk mencetak bibit yang sehat dan terhindar dari resiko stunting karena menikah tampa rencana bisa jadi bencana

Sebelum kegiatan di tutup Kepala KUA Kecamatan Bathin Solapan ,  H. Surianto, S. HI juga menyampaikan  tentang penyebab keretakan dalam berumah tangga diantaranya finansial, kurangnya kemesraan antara suami/istri, adanya ikut campur pihak ke tiga, keturunan.

Konflik dalam rumah tangga adalah hal yang biasa terjadi. Masalah yang hadir dalam rumah tangga pun tidak pandang siapapun, semua orang pasti menemukan berbagai permasalahan. Dengan adanya masalah, maka setiap pasangan suami/istri harus menyelesaikannya agar tidak berlarut-larut. Kehadiran berbagai masalah dan konflik itulah yang juga menjadi pembuktian kedewasaan suatu hubungan. Untuk memepererat hubungan dalam rumah tangga usahakan untuk mengingat janji atau komitmen awal pernikahan dan sebaiknya selalu berusaha menjalin komunikasi dengan menanyakan kabar dan memberi perhatian kecil.