0 menit baca 0 %

KUA PERANAP, LAYANAN AKAD NIKAH DI MASA COVID-19 TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN & BERI PELAYANAN MAKSIMAL

Ringkasan: Indragiri Hulu,(Inmas). Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, maka pelayanan akad nikah dapat dilaksanakan dengan...

Indragiri Hulu,(Inmas). Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, maka pelayanan akad nikah dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dengan petugas KUA Kecamatan.
Pelaksanaan akad nikah dapat diselenggarakan di KUA atau di luar KUA dengan peserta prosesi akad nikah maksimal 10 (sepuluh) orang.
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 Tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengenai biaya pernikahan yang terbagi menjadi dua, yaitu gratis atau nol rupiah jika proses nikah dilakukan pada jam kerja di KUA dan dikenakan biaya Rp 600 ribu jika nikah dilakukan di luar KUA dan atau di luar hari dan jam kerja.
Terkait dengan hal tersebut di atas, Penghulu Madya/Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Peranap Marsel, S.Ag,MH, pada hari Selasa 28 Juli 2020 melaksanakan tugas terkait pelayanan prosesi akad nikah di Luar Balai Nikah dengan menerapkan protokol kesehatan, serta usai akad nikah kepada pengantin langsung diserahkan Buku Nikah, Kartu Nikah, dan Legalisir Buku Nikah.
Hal tersebut merupakan upaya peningkatan pelayanan yang diberikan Kantor Urusan Agama Kecamatan Peranap, ujar Marsel.(tulang)