Tembilahan (Kemenag) โ Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan memulai program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai upaya preventif dan edukatif bagi para pelajar. Program perdana ini dilaksanakan di SMP dan SMA Muhammadiyah Tembilahan, sebagai bagian dari target 14 hingga 15 sekolah di wilayah tersebut, Jumโat (1/8/2025).
Kepala KUA Tembilahan, H. Rasyidi, menjelaskan bahwa program
BRUS ini adalah tindak lanjut dari instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Riau dan surat dari Kepala Kantor Kemenag Indragiri Hilir. Tujuannya
untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada remaja tentang pentingnya
kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi kehidupan, termasuk tentang
pernikahan.
โBRUS ini adalah langkah kami untuk memberikan pengayaan
informasi tentang pernikahan dan keluarga kepada generasi muda. Kami berharap
para siswa dapat memahami bahwa pernikahan itu bukan sekadar urusan cinta, tapi
juga tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan dengan matang,โ ujar H. Rasyidi.
Hingga saat ini, KUA Tembilahan telah menjalin komunikasi
dengan tujuh sekolah. Dua sekolah telah melaksanakan kegiatan BRUS, satu
sekolah sudah mengonfirmasi jadwal, sementara empat lainnya masih dalam tahap
penjadwalan. Rencananya, program di tujuh sekolah ini akan diselesaikan
sepanjang tahun 2025, dan sisanya dilanjutkan pada tahun 2026.
Kegiatan BRUS di SMP dan SMA Muhammadiyah ini mendapat
sambutan baik dari pihak sekolah dan para siswa. Mereka antusias mengikuti
setiap sesi yang diberikan, menunjukkan tingginya minat remaja untuk memahami
isu-isu seputar pernikahan dan keluarga secara benar.ย (Ria)