Riau – Pelaksana Tugas
(Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M.
Pd didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Asmuni, MA melantik dan
mengambil sumpah calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di
Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Jumat Siang (22/12/23). Perlantikan yang
diawali dengan sambutan dan arahan Sekjen Kementerian Agama RI Prof. Dr. H.
Nizar, MA secara daring tersebut berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Riau.
Dalam arahannya Sekjen
Kemenag RI mengatakan perjalanan panjang  para pegawai non ASN, para tenaga honorer yang
selama ini terus berjuang bersama – sama untuk memberikan pelayanan kepada
masyarakat bangsa dan negara.
“selamat kepada
seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja baik pusat maupun daerah
yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Sebuah proses panjang yang luar
biasa yang mungkin tidak pernah terlupakan tetapi saya meyakini bahwa proses
panjang ini merupakan bentuk ikhtiar dan perjuangan bersama yang pada muaranya
merupakan upaya terbaik bagi pengabdian di Kementerian Agama”.
Sementara itu Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau berpesan hari ini merupakan hari kebahagiaan, oleh karena itu ucapan rasa syukur hendaknya tidak hanya dengan lisan saja akan tetapi dengan perbuatan dan pengabdian, karena dengan penantian yang lama dan seleksi yang ketat banyak yang belum berkesempatan untuk menjadi CPPPK Kementerian Agama. Â

“sepantasnya ungkapan rasa
syukur itu tidak hanya dibibir dan dilidah saja, akan tetapi dalam bentuk
kerja, dan dalam bentuk pengabdian”.
Lebih lanjut Muliardi
mengatakan sebagai Aparatur Kementerian Agama, CPPPK yang baru dilantik agar
dapat memahami dan melaksanakan lima nilai budaya kerja yang ada di Kementerian
Agama di lingkungannya.
“Seluruh pegawai
Kementerian Agama harus bisa memahami lima budaya kerja Kementerian Agama,
lihatkan dimana lima nilai budaya kerja itu kita berada, berintegritas,
profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan. Lihat kan itu
dimanapun berada dan bekerja, yang paling penting disiplin dengan waktu”. Â
Terakhir Muliardi
berpesan agar Aparatur Kementerian Agama mengingatkan Aparatur Kementerian
Agama untuk berhati – hati dalam menggunakan media sosial, karena penantian sampai
belasan hingga puluhan tahun menjadi tenaga honor, sekarang sudah menjadi
tenaga PPPK akan menghapuskan semuanya.
“Ingat Kementerian Agama merupakan lokomotifnya dari lembaga lainnya, Pelopor Moderasi beragama, kerukunan umat beagama wajib diperlihatkan. Oleh karena itu berhati – hati dalam bermedia sosial, berhati – hati dalam mengucapkan statemen apalagi ditahun politik ini. Jaga nama baik Kementerian Agama. Saudara merupakan orang – orang pilihan, kuasailah konsep moderasi beragama yang dicanangkan oleh Kementerian Agama,” tutup Muliardi.

CPPPK Kanwil Kemenag
Riau hasil optimalisasi tahun 2022 ini tergabung dalam 25 formasi jabatan yang
tersebar di seluruh Kabupaten Kota se Provinsi Riau.Â