0 menit baca 0 %

Launching Kampung Moderasi Beragama

Ringkasan: Meranti (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui seksi Bimas Islam lakukan launching Kampung Moderasi Beragama Kelompok Kerja Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2023. Rabu (26/07)Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lantunan ayat suci...


Meranti (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui seksi Bimas Islam lakukan launching Kampung Moderasi Beragama Kelompok Kerja Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2023. Rabu (26/07)

Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lantunan ayat suci Al-Qur'an, laporan Ketua Pokja Kampung Moderasi Beragama yang di sampaikan Kasi Bimas Islam Misyamto, S.Pd.I.

Kemudian sambutan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kasubbag Tata Usaha H. Jasmail, S.Ag. Dalam sambutannya H. Jasmail berharap dengan Launchingnya Kampung Moderasi Beragama di Desa Alahair dan Desa Sonde ini nantinya bisa menyuarakan gerakan kerukunan umat beragama, gerakan antar umat beragama, dan mampu menyuarakan paham moderasi beragama keseluruhan desa yang ada di sekitar Khususnya, Kabupaten Kepulauan Meranti pada umumnya. Harap Beliau

Selanjutnya sambutan Plt Bupati Kepulauan Meranti Diwakili oleh Staf Ahli Drs. H. Muhammad Mahdi yang mana dalam sambutannya beliau menyampaikan amanat yang di titipkan oleh Plt Bupati yang mendukung terbentuknya kampung moderasi beragama ini.

"Saya sangat mendukung dan saya berharap dengan di launchingnya kampung moderasi beragama desa Alahair dan desa Sonde ini pembinaan kerukunan semakin bertambah meningkat dan mampu memperkuat indeks kerukunan umat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti."ujarnya

Sesuai dengan Tujuan Kampung Moderasi Beragama adalah untuk memupuk cara pandang moderat di tengah masyarakat. Kampung moderasi diharapkan menjadi wadah berkembangnya kehidupan yang rukun dan damai dalam keragaman. Dalam konsepsi moderasi tidak menggunakan istilah perangi, singkirkan tetapi merangkul mengayomi untuk berkehidupan kegamaan yang rukun dan damai.

Hadir di acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti,  Danramil, Kasi Lingkungan Kemenag Meranti, Penyelenggara Buddha, Kabag Kesra, Kepala Dinas Sosial,  Camat Tebing Tinggi dan Rangsang Pesisir, Kepala KUA Se Kabupaten Kepulauan Meranti, Penyuluh Agama, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Basnas, Ketua dan Anggota FKUB, Ketua Pemuda Pancasila, Ketua KNPI, dan Tamu undangan lainnya. (Inmas)