Indragiri Hulu, (Inmas). Para remaja/generasi muda Islam kemungkinan besar banyak yang tidak memahami maupun tidak memberikan perhatian terhadap Tahun Baru Islam 1 Muharram. Banyak di antara mereka justru menyambut dan memeriahkan malam tahun baru Masehi di setiap akhir bulan Desember.
Adakalanya menyambut dan memeriahkan tahun baru Masehi tersebut dengan perbuatan yang mubazir seperti menghidupkan kembang api, mercon dan yang lainnya, kemudian diperparah lagi dengan perbuatan maksiat seperti mabuk-mabukan, narkoba dan obat terlarang lainnya maupun pesta seks.
Harus ada upaya secara bersama untuk memperkenalkan dan memberi pemahaman kepada para remaja/generasi muda Islam terkait dengan Tahun Baru Islam, dimana dalam menyambut dan memeriahkannya sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an.
Rabu, 19 Agustus 2020, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Batang Cenaku a.n Muhammad Nadzirin (barisan belakang urut urut tujuh dari sisi kanan) sampaikan Tausiyah/Ceramah Agama pada acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H yang digelar oleh Pemerintah Desa & Ikatan Remaja Masjid Al-Hidayah Desa Pejangki.
Mengajak, melibatkan, merangkul dan memberi tugas dan tanggungjawab bagi para remaja/generasi muda pada PHBI (Peringatan Hari Besar Islam), Insya Allah memotivasi mereka ke arah yang lebih baik dan kiranya juga mampu mencegah mereka berbuat dosa ataupun hal yang dilarang Allah SWT.(tulang)
LIBATKAN GENERASI MUDA PADA PHBI UPAYA CEGAH BERBUAT DOSA
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Para remaja/generasi muda Islam kemungkinan besar banyak yang tidak memahami maupun tidak memberikan perhatian terhadap Tahun Baru Islam 1 Muharram. Banyak di antara mereka justru menyambut dan memeriahkan malam tahun baru Masehi di setiap akhir bulan Desember.Adakalanya men...