0 menit baca 0 %

M. Abdul Hannif Siswa MAN 1 Inhil Berprestasi dibidang Bahasa Arab

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) - Seperti M. Abdul Hannif siswa kelas 11 MAN 1 Indragiri Hilir yang berhasil meraih medali emas pada olimpiade Bahasa Arab Tingkat nasional yang digelar olnas madrasah beberapa waktu lalu. Berbagai juara olimpiade mata pelajaran sudah sering diraih oleh siswa MAN 1 Indragiri Hilir...

Tembilahan (Inmas) - Seperti M. Abdul Hannif siswa kelas 11 MAN 1 Indragiri Hilir yang berhasil meraih medali emas pada olimpiade Bahasa Arab Tingkat nasional yang digelar olnas madrasah beberapa waktu lalu. Berbagai juara olimpiade mata pelajaran sudah sering diraih oleh siswa MAN 1 Indragiri Hilir. Mulai tingkat kota sampai nasional.

Hannif merupakan salah satu siswa yang dibanggakan oleh para guru dan siswa MAN 1 Indragiri Hilir, selain cerdas dia juga merupakan siswa yang low profile dan dermawan. Sontak capaian prestasi ini mendapat banyak apresiasi, doa dan ucapan selamat dari civitas akademika MAN 1 Indragiri Hilir. 

Guru Bahasa Arab dan pembina kelas Timur Tengah ustadz Annuar Gunawan, mengaku bersyukur dan bangga atas capaian prestasi anak didiknya ini, selain memahami pelajaran agama, Siswa program keagamaan MAN 1 Inhil ini juga beberapa kali menunjukkan bakat dan potensi nya di bidang eksak. Terbukti mereka juga pernah meraih juara olimpiade di bidang mata pelajaran eksak tersebut. 

"Alhamdulillah, Siswa program keagamaan ini merupakan siswa yang cerdas, meskipun dalam pembelajaran mereka lebih banyak presensi pelajaran keagamaan, namun mereka juga cerdas di bidang eksak, InsyaAllah ilmu dunia dan akhirat didapatkan oleh siswa program keagamaan", ujarnya.

Sementara itu kepala MAN 1 Inhil, Drs. Abdullah, M. Pd. I sangat bersyukur anak didiknya selalu menyumbang prestasi dalam berbagai ajang olimpiade. Ia berkali-kali menyampaikan bahwa siswa MAN 1 Indragiri Hilir memiliki bakat dan potensi yang besar. Terbukti berbagai prestasi berhasil diraih.

"Selamat dan saya ucapkan terima kasih kepada siswa dan guru pembina atas raihan prestasi yang diperoleh, semangat terus belajar dan ikuti berbagai kompetisi sebagai ajang mencari pengalaman dan berbonus prestasi, semoga belajar anak-anak bernilai ibadah, prestasi mendapat nilai ibadah dakwah". Ujarnya memotivasi. 

Sementara Hannif mengaku sangat optimis dengan komitmen dalam mengembangkan Ekstrakurikuler. "Sebenarnya saya terlahir dari keluarga biasa, ayah sehari-hari hanya berjualan mie goreng dari satu sekolah ke sekolah lainnya" ujarnya. 

Ia juga berpesan agar apapun kondisi keluarga kita saat ini, jangan pernah berhenti bermimpi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan mimpi kita memiliki harapan dan dengan harapan kita akan berusaha mewujudkannya.   ***(Ria/ Annuar)