Indragiri Hulu (Inmas). Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kecamatan Rengat Barat, maka pada hari Jum’at 8 Juli 2022, maka Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rengat Barat Muhammad Rosidin, S.Ag bertindak selaku Khatib Shalat Jum’at di Masjid Babunnjah, alamat Km. 3 Jalan Lintas Pekan Heran-Pematang Reba.
Rukun Islam yang kelima adalah haji. Bagi umat Islam yang mampu, haji adalah wajib. Menjadi mampu berarti mampu secara fisik, psikologis, dan finansial serta hukumnya bagi setiap muslim, minimal sekali seumur hidup.
Kewajiban ibadah haji terhitung sejak seseorang dianggap telah memenuhi syarat wajib, yaitu beragama Islam, sudah baligh, berakal, merdeka, dan berkemampuan atau istitha'ah.
Salah satu hikmah yang bisa diraih oleh mereka yang melaksanakan ibadah haji adalah melenyapkan kefakiran. Rasulullah SAW bersabda: “Kerjakanlah haji dengan umrah berturut-turut, karena mengerjakan keduanya seperti itu akan melenyapkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana api tukang pandai besi menghilangkan karat besi.” (HR. Ibnu Majah)
Hadits ini bisa dipahami dengan dua cara. Cara pertama, memang orang yang pergi haji itu pasti tidak fakir, sebab orang yang fakir tidak mungkin pergi haji. Kedua, terkadang di antara hikmah bagi orang yang pergi haji itu bisa mendapat motivasi untuk bekerja lebih giat. Selain melenyapkan kefakiran, ibadah haji juga menjadi penebus dosa bagi pelakunya. Tidak ada ibadah yang lebih berharga dari yang dapat menghapus dosa-dosa.
Jihad fi sabilillah adalah salah satu ibadah yang amat istimewa dan berpahala besar. Selain harus meninggalkan kampung halaman, jauh dari anak dan istri, untuk berjihad juga dibutuhkan kekuatan, kemampuan, keterampilan serta yang lebih penting adalah jihad membutuhkan harta yang cukup banyak.
Tujuan ibadah qurban bagi umat Islam adalah semata-mata mencari ridla Allah SWT. Pelaksanaan Ibadah qurban untuk memperkuat dan mempertebal ketaqwaan hamba kepada Allah SWT. Melalui ibadah qurban kiranya tercipta hati yang penuh ketaqwaan kepada Allah SWT yang berimbas pada seluruh aspek kehidupan.
Dalam ibadah qurban yang dituntut adalah keikhlasan dan ketakwaan, itulah yang dapat menggapai ridha Allah. Daging dan darah itu bukanlah yang dituntut, namun dari keikhlasan dalam berqurban. Untuk ibadah haji pun demikian, kita diperintahkan untuk ikhlas, bukan cari gelar dan cari sanjungan, demikian rangkaian khutbah yang disampaikan M. Rosidin.(tulang)
M. ROSIDIN, S.Ag (PAIF KUA KEC RENGAT BARAT) SAMPAIKAN KEUTAMAAN IBADAH HAJI & BERQURBAN
Ringkasan:
Indragiri Hulu (Inmas). Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kecamatan Rengat Barat, maka pada hari Jum at 8 Juli 2022, maka Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rengat Barat Muhammad Rosidin, S.Ag be...