0 menit baca 0 %

MA Daarussalam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)-17 Robi'ul awal 1444 Hijriah atau 13 Oktober 2022 Masehi Keluarga besar Madrasah Aliyah Daarussalam Pematangduku Timur menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. yang diikuti oleh seluruh majelis guru, santri dan santriwati MA Daarussalam.


Bengkalis (Inmas)-17 Robi'ul awal 1444 Hijriah atau 13 Oktober 2022 Masehi Keluarga besar Madrasah Aliyah Daarussalam Pematangduku Timur menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. yang diikuti oleh seluruh majelis guru, santri dan santriwati MA Daarussalam.

Kegiatan keagamaan ini dilakukan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud rasa cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini digelar di ruangan MA Daarussalam, Acara yang mengangkat tema “Mari Kita Tauladani Sunnah - Sunnah Semangat Perjuangan Rasulullah SAW" itu dihadiri Kepala Desa Pematangduku Timur, Kepala Yayasan Pondok Pesantren Daarussalam yang diwakili oleh sekretaris Yayasan Kasri Yusuf, S.Pd.I M.Pd.I

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dibawakan oleh santri kelas X Karunia Irawan yang dilanjutkan dengan persembahan  Mars Daarussalam dan pembacaan sholawat - sholawat Nabi yang diiringi dengan Hadroh penampilan dari santri dan santriwati MA Daarussalam.

Dalam sambutannya Romodim, S.H.I selaku Kepala MA Daarussalam menyampaikan kepada seluruh siswa yang hadir dalam acara tersebut bahwa kita wajib merayakan maulid nabi sebagai bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dan dengan adanya acara keagamaan ini bisa membangun karakter positif siswa.

Pada acara inti yaitu Mau’idhoh Hasanah yang di isi oleh ustadz Mujahidin, beliau menyampaikan bahwa peringatan maulid nabi adalah bentuk menghormati kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Orang yang mencintai nabi Muhammad SAW, kelak akan bersama dengan Nabi Muhammad SAW di surganya Allah SWT. Nabi Muhammad SAW. di utus ke dunia tujuannya adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia,” jelasnya

“Jaman dahulu sebelum Nabi Muhammad SAW dilahirkan jaman ini dikenal dengan Jaman Jahiliah, Jaman dimana orang-orang belum mengenal tata krama, sopan santun, dan tidak punya adab. Kemudian Rasullah SAW. mengangkat derajat manusia dengan orang-orang yang punya tata krama, sopan santun, dan memiliki adab,” tambahnya

Sebelum ditutup beliau berharap “Saya berharap kepada anak-anak ku santri dan santriwati semua untuk bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akhlak-akhlak terpuji Baginda Nabi Muhammad SAW, perbaiki akhlakmu insya Allah kelak kita akan bersama Rasulullah SAW. Belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh, siapa yg punya ilmu dan punya iman akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT ”.