BENGKALIS (Inmas) - Madrasah Aliyah Daarussalam Pematangduku Timur melaksanakan kegiatan tersebut pada hari Selasa, 03 Oktober 2023 M dilaksanakan di Lapangan MA Daarussalam.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Diperingati pada tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahunnya, ini merupakan tanggal kelahiran Rasulullah SAW di Kota Mekah. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sarana bagi warga sekolah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan maulid tahun ini diselenggarakan oleh OSIM MA Daarussalam dengan Tema “ Memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Semangat Ber-Islam di Era Disrupsi". Pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diikuti oleh seluruh warga Madrasah dari Ketua Yayasan, Sekretaris beserta Perangkat Yayasan, Komite Madrasah, Tamu Undangan, Kepala Madrasah, Guru, Staf TU serta Seluruh Peserta Didik MA Daarussalam Pematangduku Timur.
Kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan Ustadz Ramlan S.Pd.I, seorang Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Bengkalis, merupakan sosok lintas Kecamatan yang kehadirannya selalu dinanti dan ditunggu-tunggu. Pada kesempatan kali ini beliau memberikan tausiyah mendalam, menarik, dan penuh inspirasi bagi peserta didik MA Daarussalam.
Ustadz Ramlan dalam ceramahnya “Menyampaikan bahwa kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW harus meneladani sifat Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah dan Rahmatan Lil Al-Amin. Yang artinya Nabi Muhammad SAW adalah sebagai teladan yang baik dan mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia dan seluruh alamnya”.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik agar selalu hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru sesuai dengan akhlak Nabi Muhammad SAW serta momen untuk memperbaiki akhlak peserta didik agar tidak saling membully yang sedang marak pada akhir-akhir ini.
Sebagai penutup, Kepala MA Daarussalam Romodim, S.H.I mengatakan bahwa denga adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh santri dan santriwati MA Daarussalam dapat meneladani sifat-sifat yang telah dimiliki dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Kemudian santri dan santriwati harus memiliki akhlak yang baik agar bisa berbuat baik kepada siapapun. Tidak saling membully satu sama lain, dan menjauhi adanya kekerasan, baik fisik maupun psikis. "Rasululloh adalah seorang nabi pembawa risalah untuk merevolusi akhlak manusia. Kami ingin moral dan akhlak baik siswa terus ditingkatkan," ucapnya.