0 menit baca 0 %

MA Raudhatut Thullab Laksanakan Projek P5P2RA Tentang Kearifan Lokal Ketahanan Pangan

Ringkasan: SIAK KECIL (Inmas) - MA Raudhatut Thullab melaksanakan Program perkebunan yang merupakan salah satu projek  P5P2RA  di Kurikulum Merdeka Sabtu 16.09/2023.   Perkebunan ini salah satu bentuk pengenalan kepada peserta didik bagaimana mengelola ketahanan pangan dalam menjaga kearifan  lokal.

SIAK KECIL (Inmas) - MA Raudhatut Thullab melaksanakan Program perkebunan yang merupakan salah satu projek  P5P2RA  di Kurikulum Merdeka Sabtu 16.09/2023.

 

Perkebunan ini salah satu bentuk pengenalan kepada peserta didik bagaimana mengelola ketahanan pangan dalam menjaga kearifan  lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh siswa dan siswi Kelas x atau disebut dengan fase E.

 

Projek ini juga mendapat apresiasi dari wali murid sehingga mereka dengan bersemangat membantu para siswa membelikan jaring, racun dan kebutuhan lain nya yang menompang kegiatan perkebunanan ini. Bagi mereka  melalui projek ini anak-anak mereka dibekali keterampilan bertani, sehingga nantinya ketika tamat mereka tahu dan paham bagaimana anak-anak mereka dapat membuat kebun sendiri.

 

Perkebunaan ini di pimpin oleh Faizal,S.Pd.I yang berperan sebagai koordinator P5P2RA. Beliau mengajarkan kepada siswa-siswi nya bagaimana cara mengolah tanah, pembibitan tanaman serta perawatan nya. Ungkapnya “Pada saat ini masih tahap pengolahan dan pembibitan tanaman besar harapan beliau kegiatan ini bisa dipanen dan di pamerkan pada waktu panen karya nanti, yang di perkirakan pada akhir tahun.

 

“Kami juga merasa khawatir jika panen nantinya tidak sesuai harapan karena disini banyak sekali hama dan musuh dari tumbuhan yang mengincar”. Imbuh Faizal,S.Pd.I

 

Oleh itu tanaman yang akan di tanam nantinya adalah keladi, ubi jalar,serai, bayam,tebu dan cabe. Tumbuhan tersebut agak sedikit mudah perawatan,serta terhindar dari musuh dan hama.

 

Besar harapan dari Kepala Madrasah hasil dari perkebunan tersebut bisa di olah kembali menjadi makanan atau snack yang memiliki nilai jual dan bisa menjadi brand MAS Raudhatut Thullab atau ikon nya madrasah”. Ungkap Ernawati selaku Kamad.