0 menit baca 0 %

Mahyudin: Arab Saudi Masuki Musim Panas, Jamaah Persiapkan Diri dan Perhatikan Kesehatan

Ringkasan: Riau (Inmas) - Pelaksanaan Keberangkatan Jamah Calon Haji (JCH) 1443 H/2022 M menunaikan Ibadah Haji sudah didepan mata. Hal tersebut menuntut kesiapan JCH untuk menjalaninya, terlebih lagi adanya beberapa ketentuan yang harus dijalani sebelum memasuki Tanah Suci yang sangat di dambakan dua tahun te...

Riau (Inmas) - Pelaksanaan Keberangkatan Jamah Calon Haji (JCH) 1443 H/2022 M menunaikan Ibadah Haji sudah didepan mata. Hal tersebut menuntut kesiapan JCH untuk menjalaninya, terlebih lagi adanya beberapa ketentuan yang harus dijalani sebelum memasuki Tanah Suci yang sangat di dambakan dua tahun terakhir ini oleh Masyarakat Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA berpesan kepada JCH Riau agar mempersiapkan diri sedini mungkin dengan menjaga kesehatan dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak arab Saudi.

“sebagaimana yang telah disampaikan oleh Menteri Agama bahwa Arab Saudi memasuki musim panas, nanti di saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius. Saya berharap seluruh Jamaah Riau untuk mempersiapkan diri dengan kondisi tersebut. Seperti memperhatikan asupan gizi dan kondisi kesehatan jelang keberangkatan. biasakan diri untuk beradaptasi dengan situasi yang ekstrim, suhu udara yang ekstrim”.

 Selain itu Mahyudin juga meminta Jamaah untuk bersikap disiplin denga protokol kesehatan, segera memenuhi persyaratan yang minta dalam pelaksanaan Ibadah Haji.

“saya minta jamaah Riau juga bisa disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Arab Saudi, ketika akan diberangkatkan segera untuk memenuhi persyaratan yang diminta seperti Vaksin dan Tes PCR serta lainnya yang dibutuhkan”.

Terakhir Ka. Kanwil mengatakan terdapat 40 orang JCH Riau yang tidak melakukan pelunasan, maka kuota tersebut akan digantikan oleh Jamaah yang porsinya masuk cadangan.

“terdapat 40 orang Jamaah Riau yang tidak melakukan pelunasan karena alasan sakit dan berpisah dengan mahram, maka kekosongan kuota tersebut akan diisi oleh jamaah yang berada pada daftar cadangan sesuai peringkatnya yang sudah melakukan pelunasan”.

 

Baca: https://riau.kemenag.go.id/berita/545223/40-JCH-Riau-Tidak-Lakukan-Pelunasan-Porsi-Cadangan-Sebagi-Pengganti