Riau (Inmas) - Didampingi Sub Koordinator Subbag Ortala dan
KUB Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA membuka
dan memberikan arahan pada Rakor Pemantapan Pilot Project Zona Integritas
Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan
Melayani (WBBM), Rabu (30/3/22) bertempat di Hotel Sonaview Dumai.
Dalam arahannya Ka. Kanwil
Kemenag Riau berharap Rakor Pemantapan Pilot Project Zona Integritas tersebut
dapat mempersiapkan target menuju WBK/WBBM.
“dengan rakor ini dapat
mempersiapkan target kita menuju WBK/WBBM tersebut, karena ini merupakan amanah
dari peraturan pemerintah yang harus kita ikuti bersama – sama, kita sudah
mencoba beberapa satker, tetapi masih belum berhasil hingga ke tingkat akhir,
tentu kita berharap dengan bimbingan yang dilaksanakan hari ini nantinya akan
menghasilkan satker yang siap menuju titik akhir WBK/WBBK”.
Lebih lanjut Mahyudin menjelaskan
Kantor Wilayah Kementerian Agama melakukan Kontrak kinerja untuk tahun
2020-2024 minimal terdapat 1 satker mendapatkan prediket WBK.
“perlu secara konkret
dilaksanakan program reformasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya
pembangunan Zona Integritas”.
Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun
2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 menargetkan bahwa pada tahun 2025 akan
terwujud tata pemerintahan yang baik dengan birokrasi pemerintahan yang
profesional, berintegritas tinggi, menjadi pelayan masyarakat dan abdi Negara.
Untuk Zona Integritas (ZI)
merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan
jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi
birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas
pelayanan publik.
Sedangkan Wilayah Bebas dari
Korupsi (Menuju WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja
yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana,
penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas
kinerja.
Dan Wilayah Birokrasi Bersih
dan Melayani (Menuju WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit
kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana
penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan
akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik
Kegiatan yang diikuti 36 orang
peserta berasal dari Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kab/Kota se – Riau beserta Pengelola
Reformasi Birokrasi tersebut berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan
Narasumber dari Kemenag RI.
“kegiatan ini bertujuan untuk
mewujudkan satker di Lingkungan Kemenag Riau setidaknnya di Tahun 2023 ada yang
sampai ke prediket WBK bahkan hingga target ke WBBM. (ana/anto/Pahmi)