Riau - Mengambil tema “Jadikan prestasi sebagai
tradisi”, siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru mengadakan
kegiatan Pelepasan dan Pengukuhan Angkatan 43, Rabu (3/5/2023) di Ballroom SKA
Co Ex Pekanbaru.
Hadir Ka Kanwil Kemenag Riau, Kepala Kemenag
Pekanbaru, Kasi Penmad Kemenag Kota Pekanbaru, Pengawas Madrasah, Karyawan dan
Majelis Guru, Orang Tua dan Siswa kelas XII MAN 1 Pekanbaru.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA, berharap dengan tema “jadikan prestasi
sebagai tradisi” benar - benar terwujud.
“Kehadiran saya pada hari ini adalah memotivasi
anak – anak kita bagaimana supaya kita tidak hanya sampai disini. sudah cukup
banyak siswa MAN 1 Pekanbaru ini yang berhasil lolos di Perguruan Tinggi yang
ada di Luar Negeri dan di beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia. Jadikan prestasi
sebagai tradisi karena tidak mungkin anak – anak yang tidak berprestasi bisa
masuk ke perguruan tinggi internasional tersebut”.
Lebih lanjut Mahyudin berharap siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di MAN 1 Pekanbaru agar dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi Madrasahnya.
"Setelah selesai jangan lupakan MAN 1
Pekanbaru, kembalilah ke almamater anda, berikan masukan untuk almamater yang
ditinggalkan. raih lah prestasi dengan sebaik baiknya, berjuang dan belajar yang
tekun sehingga dapat diandalkan di tingkat Provinsi Riau dan di tingkat
Nasional”.
Sementara itu Ka. Kan Kemenag Kota Pekanbaru Drs.
H. Syahrul Mauludi, MA dalam sambutannya berharap kerjasama antar orang tua dan
madrasah tetap terjalin dengan baik. Dengan kerjasama yang baik antara madrasah
dan orang tua wali murid membuatkan madrasah kita menjadikan go internasional.
“prestasi anak – anak kita luar biasa, ada yang lulus di Perguruan
Tinggi luar negeri maupun di dalam Negeri, semua ini berkat tangan dingin bapak/ibu
yang senantiasa membina anak- anak kita. Kerjasama ini akan terus kita lanjutkan
karena jika kompak bersama – sama masih banyak yang bisa kita raih, perjuangan
dengan cita – cita besar akan bisa kita wujudkan. Pada saat ini madrasah tidak
lagi menjadi pilihan kedua dalam pemilihan sekolah, sekolah madrasah sudah menjadi
pilihan pertama di Kota pekanbaru”.
Syahrul juga mengatakan  siswa yang
sudah berprestasi agar terus berprestasi dan yang belum berprestasi agar terus
melanjutkan perjuangan “pemuda hari ini memimpin dimasa yang akan datang”
“ketika muda jangan cepat merasa puas,karena orang yang sukses hari
ini adalah hasil perjuangan masa lalunya”. Demikian pesan penutup Ka. Kan Kemenag
Kota pekanbaru.
Dalam laporannya kepala MAN 1 Pekanbaru mengatakan jumlah siswa yang
dilepas dan dikukuhkan ini merupakan siswa kelas XII yang berjumlah 362 orang.
“52 persen dari 362 siswa kita sudah diterima dibeberapa Perguruan
Tinggi di Indonesia. Ada 4 Universitas yang belum pernah bisa masuki, akan
tetapi pada tahun ini  ke empat
Universitas tersebut bisa menerima siswa MAN 1 Pekanbaru, 4 Universita tersebut
adalah ITB, UGM, Universitas Brawijaya, dan Universitas Diponegoro. Walaupun belajar
pada masa covid siswa Madrasah tetap bisa berprestasi”.
Ada pun siswa pemuncak pada tahun pelajaran 2022 / 2023 angkatan 43
diraih oleh Muhammad Barid Mahri Kelas XII IPA 1 dan siswa yang berprestasi
menghasilkan beberapa prestasi web development dengan menciptakan lima aplikasi
atas nama Bim Yusuf Karang siswa kelas XII IPA 5.