Mandau
(Kemenag) – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA kecamatan Mandau Ahmad Sehat
mengadakan bimbingan penyuluhan terhadap majlis ta’lim Perindu Syurga mesjid
Almanar dengan tema "fikih ibadah” Jum at, 11/07/2025. Kegiatan ini dihadiri
oleh 45 orang jamaah.
Kegiatan
ini merupakan binaan rutin sekali dalam sebulan khusus membahas tentang fikih.
Pembahasan fikih ibadah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada jamaah
tentang pentingnya mempelajari fikih ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan bulan lalu membahas tentang sunnah-sunnah dalam berwudhu’. Pertemuan
hari ini melanjutkan materi bulan yang lalu yaitu berkaitan dengan rukun wudhu.
Sebelum
melanjutkan materi tentang sunnah-sunnah wudhu, Ahmad Sehat kembali merivew
materi yang dibahas sebelumnya, karena pertemuan ini dilaksanakan sekali dalam
sebulan jadi perlu dilakukan pengulangan-pengulangan agar materi yang
disampaikan lebih matang.
“Sunnah-sunnah wudhu merupakan penyempurna dari wudhu yang dilakukan oleh
seseorang, dengan mengamalkan sunnah tersebut maka wudhu akan lebih bermakna
dan lebih terasa efeknya pada diri yang bersangkutan. Sunnah dalam wudhu ini
yang pertama adalah memulainya dengan bismillah, karena setiap perbuatan yang
diawali dengan asma Allah akan mendapatkan keberkahan. Begitu juga dengan wudhu
diawali bismillah semoga dapat berkah. Di samping bismillah ini memiliki banyak
keutamaan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mengawali bismillah sunnah wudhu berikutnya adalah
membasuh kedua tepak tangan, berkumur-kumur, istinsyaq, bersiwak untuk
membersihkan mulut, mendahulukan anggota wudhu yang kanan, meniga kalikan
pembasuhan anggota wudhu, menutup dengan doa dan sunnah-sunnah yang lainnya”
jelas Ahmad Sehat.
Disela-sela
penyampaian materi tentang sunnah-sunnah wudhu ini, Ia sering mengiringinya
dengan mencontohkan kepada jamaah langsung agar jamaah lebih paham dan mengerti
tentang materi yang disampaikan. Dengan gaya bahasanya yang khas terkadang
berikan sedikit guyonan agar jamaah tidak terlalu tegang menerima materi
sehingga suasana pengajian tersebut enak dan menyenangkan, tidak jenuh dan
tidak monoton, ungkap salah seorang jamaah yang bernama Hendri.
Setelah
selesai menyampaikan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab
sampai menjelang waktu sholat isya masuk. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini
semua jamaah bisa menambah ilmu dan memperbaiki kualitas ibadahnya kepada Allah
SWT, karena ibadah inilah yang akan kita bawa menuju Allah.