0 menit baca 0 %

MAN 1 Kuansing Semarakkan Gebyar 1 Muharam 1445 H

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Sejarah 1 Muharram adalah tanda peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kata Muharam memiliki arti 'dilarang'. Maksudnya adalah sebelum ajaran Islam datang, bulan Muharram telah dikenal sebagai bulan yang dimuliakan oleh masyarakat Arab Jahi...

Kuansing ( inmas ) Sejarah 1 Muharram adalah tanda peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kata Muharam memiliki arti 'dilarang'. Maksudnya adalah sebelum ajaran Islam datang, bulan Muharram telah dikenal sebagai bulan yang dimuliakan oleh masyarakat Arab Jahiliyah. 


Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, Muharram memiliki sejumlah kemuliaan dan sejarah panjang yang berkaitan dengan awal mula penanggalan Hijriyah. Tahun Baru Islam 2023 atau 1 Muharram 1445 H jatuh pada 19 Juli 2023. 


MAN 1 Kuantan Singingi melaksanakan semarak gebyar 1 Muharam 1445 H pada hari Jumat, 21 juli 2023. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Erafindo Elfaqih, Lc sebagai pemberi Siraman Rohani kepada para peserta didik untuk mengetahui bagaimana lahirnya tahun Baru Islam ini.


Didalam Tausyiah nya, Ustadz Erafindo Elfaqih, Lc mengatakan bahwa “Muharram adalah bulan yang dimuliakan, bahkan sebelum datangnya Islam. Sebab, pada bulan ini terdapat larangan untuk melakukan perbuatan zalim baik untuk diri sendiri maupun orang lain, seperti peperangan. Dilarangnya tumpah darah pada bulan ini merupakan hukum adat masyarakat Arab Jahiliyah yang tak tertulis serta berlaku sejak lama. Penjelasan mengenai Muharram sebagai bulan mulia tersirat dalam firman Allah surah At-Taubah: 36 yang mana arti nya adalah : Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana ketetapan Allah di Lauh Mahfuz pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. Adapun empat bulan haram (mulia) sebagaimana yang dijelaskan oleh at-Thabari dalam tafsirnya yaitu bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.” Ujar Ustadz Erafindo Elfaqih, Lc tersebut .


Semarak Gebyar MAN 1 Kuantan Singingi tidak hanya menggelar Tausyiah namun juga memiliki beberapa agenda kegaiatan perayaan yaitu Pawai 1 Muharam, Cerdas Cermat ( 1 Muharram) , Tilawah , dan dihibur dengan Doorprize. Kegiatan ini diikuti oleh bapak ibuk tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh Siswa/i MAN 1 Kuantan Singingi.


Suhelmon, MA selalu kepala MAN 1 Kuantan Singingi mengucapkan selamat datang di kampus MAN 1 Kuantan Singingi. Dengan hadirnya ustadz Erafindo Elfaqih Lc., untuk mendapatkan pencerahan bagaimana kita mendapatkan amal pahala yang berkah pada bulan Muharam ini. "Pada saat ini kita masih memerlukan pencerahan bagaimana kita beramal dan mencari keberkahan berpahala. Memang kita bisa merasakan bedanya peristiwa penyambutan tahun baru Masehi dan tahun baru Islam (Hijriyah). Tahun baru Islam disambut biasa-biasa saja, jauh dari suasana meriah, tidak seperti tahun baru Masehi yang disambut meriah termasuk oleh masyarakat muslim sendiri. Sebagai titik awal perkembangan Islam, seharusnya umat Islam menyambut tahun baru Islam ini dengan semarak, penuh kesadaran sambil introspeksi, merenungkan apa yang telah dilakukan dalam kurun waktu setahun yang telah berlalu. Maka dari itu mari kita seluruh Warga MAN 1 Kuantan Singingi memeriahkan dengan kegiatan yang positif dan berlandaskan keagamaan untuk menyambut Tahun Baru Islam ini . “ tutup Kepala MAN 1 Kuantan Singingi tersebut.  (Yf)