Kuansing ( inmas ) Farewel Party merupakan pesta perpisahan yang setiap tahunnya selalu dilaksanakan oleh masing-masing sekolah. Pada tanggal 17 Mei 2023 di MAN 1 Kuantan Singingi digelar serangkaian acara yang dikemas dalam kegiatan Pelepasan dan Perpisahan oleh segenap keluarga besar MAN 1 Kuantan Singingi bagi peserta didik Kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023 yang mana angkatan mereka dinamakan "Aswattha Generation".
Pelepasan siswa Kelas XII ini berjumlah 159 siswa yang terdiri dari 3 kelas Program IPA, 2 kelas Program IPS dan 1 kelas Program keagamaan.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Komite MAN 1 Kuantan Singingi Dr. Agusmandar,M.S I, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Efrion Efni, M.Ag. Plt. Bupati yang diwakili oleh Asisten Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kepala Kanwil Wilayah yang diwakili oleh Kabid Pendmad Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr . H Muliardi, M.Pd. serta para undangan tokoh masyarakat dan orang tua / wali siswa kelas XII.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuansing dalam arahannya mengatakan untyk suswa semoga bisa dipedomani, Ada 3 syarat sukses antara lain: 1. Jujur , 2 Disiplin 3. Bekerja keras jika ini kita lakukan insyaAllah sukses jangan menyerah dengan keterbatasan biaya. Yakinlah..Ada jalannya jika ada kemauan.
Suhelmon, MA selaku kepala Madrsah, mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kabid sudah hadir di acara kita ini, Bapak Plt, yang senantiasa memberi support untuk pendidikan, kepada Bapak Ka.Kemenag yang selalu memberi arahan , dan kepada uandangan serra orang tua siswa yang telah memenuhi undangan kami.
Dalam sambutannya dikatakan " untuk siswa kelas XII penyerahan kembali peserta didik dari madrasah kepada orang tua peserta didik. “Setelah penggalungan selempang kepada ananda nantiknya merupakan sebagai tanda Alumni MAN 1 Kuantan Singingi, besar harapan madrasah kepada ananda. Teruslah belajar agar dapat meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan kompetensi dan cita citanya, menambah pengetahuan dan membuktikan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat nanti. Ketika keluar dari Madrasah ini bapak ibu guru tidak bisa memantau shalat ananda maka dari itu terus ditingkatkan kedisiplinan shalat ananda karena tidak ada yang membantu kita selain Allah SWT.” pungkas Kepala MAN 1 Kuansing Tersebut. ( DE )