Kampar ( Inmas )- Dalam Rangka menyambut Hari Guru Nasional ( HGN ) tahun 2023, Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 4 Kampar menggelar Seminar Motivasi dengan tagline " Strategi Pengembangan Soft Kill dan Literasi Digital di Era 4.0" yang dilaksanakan di Aula Serbaguna MAN 4 Kampar
Seminar Literasi Digital ini dihadiri kepala MAN 4 Kampar Arjuniwati, S.Pd, M.Pd, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Kependidikan serta 230 peserta Didik MAN 4 Kampar, sebagai Pemateri adalah Rika Mayasari, SE, C.PS.,CT.NLP.,C.HTE.,C.SF.,C.ESQ.,C.PMS yang merupakan Motivator Wanita Termuda Asia Tenggara Kelahiran Kualu Kampar, dan Lutfiah Rahmi sebagai moderator.
Kepala MAN 4 Kampar Arjuniwati, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan “seminar literasi digital ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa MAN 4 khususnya kelas XII agar kalian setelah lulus dari MAN bisa melek digital diera 4.0 ini,” ungkapnya.Tingginya arus lalu lintas informasi menjadi faktor pentingnya seminar literasi digital hari ini, dengan terjadinya transformasi digital tentunya tidak dapat dipungkiri bahwa semakin banyak juga disinformasi yang beredar. Disinformasi dapat ditemui pada segala sektor, mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, bahkan kesehatan.
Maka literasi digital adalah ilmu yang harus dimiliki oleh semua orang di era ini khususnya siswa dalam menjalankan peran peran sosialnya, ungkapnya.
Sementara itu Rika Mayasari menjelaskan Public speaking memegang peran penting untuk membantu seorang supaya dapat mengontrol dirinya dan membawakan materi atau informasi dengan jelas kepada audience.
Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi bagaimana kita menyampaikan pesan dengan jelas, mudah dipahami serta mencapai tujuan yang diinginkan. Kemampuan ini menjadi semakin penting di era digital, di mana Platform Digital mengedepankan konten dalam bentuk video
"Kunci suksesnya ada pada 3B: berani (pembicara harus memiliki kepercayaan diri saat menyampaikan pesan di depan publik), berurutan (kemampuan pembicara untuk menyusun kerangka public speaking yang mudah dipamahi, termasuk kecakapan memberikan ilustrasi) dan terakhir adalah bahasa tubuh dimana pembicara dapat memperkuat pesan verbal yang diucapkan dengan non verbal yang ditampilkan sehingga komunikasi kepada publik akan yang efektif dan berdampak
Selanjutnya Rika menjelaskan kepada siswa agar bisa menyaring informasi agar tidak terpengaruh hoax, tidak mudah terprovokasi dalam berkomentar dimedia sosial yang dapat menyebabkan cyberbullying dan kejahatan lain, lebih peduli lagi terhadap rekam jejak digital dan privasi data diri agar tidak dapat dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” Ungkapnya.
Redaksi- Fatmi : Penulis
- Kurnia Julianda : Editor
- Cicy : Fotografer