Pekanbaru - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau melalui Bidang Kelembagaan Tumbuh Kembang dan Pemenuhan Hak Anak (KTKPHA) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Sekolah Ramah Anak Bagi Tenaga Pendidik/Kependidikan Tingkat SMA/Sederajat Tahun 2023 di Provinsi Riau. Maksud pelaksanaan Bimtek ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM pada Lembaga Pendidikan Tingkat SMA Sederajat tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak secara universal melalui Konvensi Hak Anak (KHA) dan Kebijakan Sekolah Ramah Anak, serta memperkuat kelembagaan Sekolah Ramah Anak Tingkat SMA Sederajat di Provinsi Riau, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau,melalui Kabid KTKPHA Ns Asfeni S.Kep.,M.Kes saat pembukaan kegiatan. “Ending tujuannya adalah mempercepat terwujudnya Provinsi Riau sebagai Provinsi Layak Anak melalui pendekatan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak pada bidang Pendidikan (Klaster IV KLA)”, ujarnya (30/05/2023).
Kegiatan yang berlangsung pada 30 sd 31 Mei 2023 di Evo hotel Jalan Sudirman No 8 itu diikuti oleh 25 orang peserta dari unsur Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan/Guru Bimbingan Konseling (BK) dari 25 SMA/SMK/MA se-Provinsi Riau, dengan narasumber kunci dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA) Republik Indonesia, Yayasan Intan Payung, dan Madrasah Uways Alqorni Pekanbaru (Penggiat SRA Provinsi Riau).
Kepala MAN 4 Kota Pekanbaru Agus Salim Tanjung MA, yang diwakili Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Zendri Hendri MPd sebagai penyelenggara Sekolah Ramah Anak di Provinsi Riau berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor : Kpts. 801/IV/2022 mengikuti kegiatan tersebut dan ikut menandatangani Deklarasi Bersama Satuan Pendidikan Ramah Anak tingkat Provinsi Riau.
“MAN 4 Kota Perkanbaru secara gradual dalam penyelenggaraan bermadrasahnya konsiten telah memenuhi hak anak dan melindunginya, sebagaimana Konvensi Hak Anak (KHA) di Klaster IV. Melaksanakan penyelenggaraan madrasah yang bersih, ramah, inklusif, dan pembentukan disiplin tanpa kekerasan. Selanjutnya, kami sedang dalam tahap persiapan untuk melakukan standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak Tingkat Nasional oleh Kemen-PPA. InsyaAllah di Tahun Pelajaran 2023/2024 ini terstandarisasilah”, cakap Zendri seusai ikut menandatangani Deklarasi Bersama Satuan Pendidikan Ramah Anak tingkat Provinsi Riau.