Riau (Inmas)- Menghadapi tahun ajaran baru 2020/ 2021 yang
akan dimulai pada 13 Juli 2020 mendatang, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag
Riau menggelar Expos Kesiapan Pembelajaran New Normal bagi Madrasah Aliyah
Negeri (MAN) se Provinsi Riau, Selasa (7/7/2020) di Aula Utama Kanwil Kemenag
Riau.
Kegiatan dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA
didampingi Kabid Penmad Drs H Asmuni MA, dengan dihadiri oleh Kasi Tenaga Kependidikan
(Tendik) Dr H Ilyas MA, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan, Muliardi M Pd dan Kasi
Guru Hj Yuhartati B S Ag, serta 24 orang peserta yang merupakan
kepala MAN Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.
Mahyudin dalam sambutannya menyebutkan, menghadapi proses belajar tahun ajaran baru seluruh jenjang pendidikan harus mempedomani SKB 4 Menteri terkait penduan penyelenggaraan Tahun Ajaran Baru di masa New Normal dan Edaran Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah daerah setempat.
“Terimakasih kepada Bidang Madrasah karena telah memediasi
terlaksananya Expose Kesiapan Pebelajaran bagi Madrasah di masa new normal saat
ini, karena bagaimanapun proses belajar harus tetap terlaksana dengan mencapai
target- target pembelajaran yang telah ditetapkan seperti sebelum Covid-19 melanda.
Bedanya, kondisi saat ini belajar tidak bisa dilakukan secara bebas dan
berkumpul, maka harus ada model- model yang dilakukan oleh madrasah untuk tetap
mencapai target pembelajaran di madrasah. Untuk itu tahun ajaran baru harus
dipersiapkan semaksimal mungkin,” harap Mahyudin.
Ditambahkan Asmuni, Expose Kesiapan Pembelajaran New Normal
MA se Provinsi Riau yang digelar sehari, untuk mendapatkan informasi
pasti tentang system pembelajaran madrasah pada masa New Normal.
Karena berdasarkan data yang ada, beberapa daerah di Provinsi Riau masih berada
pada Zona Merah dan Oreange, dan hanya 1 daerah yang dinyatakan masih Zona hijau.
“Sistem pemebajaran madarah ada yang akan dilakukan secara daring (online) maupun luring (tatap muka) dengan mematuhi ketentuan sesuai SKB 4 Menteri terkait penduan penyelenggaraan Tahun Ajaran Baru di masa New Normal. Namun demikian, semua harus siap, siap gurunya, siap muridnya, dan siap segala sesuatu yang terkait dengan infrastruktur protocol kesehatan pencegahan Covid-19 dan persiapan lainnya. Untuk itu, dari hasil expose hari ini diharapkan akan diperoleh data pasti berapa persen madrasah yang daring, berapa yang luring, berapa yang kombinasi dan lainnya,” jelas Asmuni. (mus/faj/anto/ana/eka)