Kampar ( Inmas ) – Dalam menghadapi Musim Haji 1445 H/ 2024 M dua Kecamatan yakni Kecamatan Koto Kampar Hulu dan Kecamatan XIII Koto Kampar melaksanakan program manasik haji mandiri dalam rangka meningkatkan pemahaman Calon jamaah haji tentang proses palaksanaan Ibadah Haji.
Manasik haji mandiri ini dilaksanakan di Masjid Baitul Huda Desa Tanjung Kec. Koto kampar Hulu Kamis, 19/10/2023, yang dihadiri Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H. Zulfaimar, S.Ag, MAP, Ka. KUA Kecamatan Koto Kampar Hulu, Masnur, S.Ag, MH, Ka. KUA Kec. XIII Koto Kampar, Apri Husni M.Sy, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begap dan 35 orang Calon Jamaah Haji 2 Kecamatan tersebut.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Zulfaimar menyampaikan pentingnya pelayanan, pembinaan, dan perlindungan dalam menyelenggarakan ibadah haji dan umrah
"Dalam menjalankan tugas ini, ada tiga hal yang harus diperhatikan dengan serius, yaitu pelayanan kepada jamaah, pembinaan spiritual, dan perlindungan terhadap hak-hak jamaah," ujar Faimar
Penting memberikan pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji dan umrah. Pembinaan spiritual juga menjadi fokus, karena ibadah haji dan umrah bukan hanya tentang fisik, tetapi juga memperdalam keyakinan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Manasik haji mandiri ini menjadi momen penting untuk mempersiapkan jamaah secara mental, spiritual, dan pengetahuan praktis sebelum berangkat ke tanah suci.
Dengan pemahaman yang baik tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah serta kesadaran akan hak-hak jamaah, diharapkan perjalanan ibadah akan berjalan lancar dan bermakna bagi setiap jamaah," ungkap Faimar
“Kami berharap, seluruh Calon Jamaah haji 2 kecamatan ini dapat mengikuti manasik haji mandiri dengan serius dan sungguh-sungguh sehingga dapat meningkatkan pemahaman mengenai pelaksanaan Ibadah Haji.” Jelasnya.
Faimar mengatakan, banyak jamaah haji yang bingung apa yang harus mereka kerjakan ketika sudah berada di tanah suci Makkah.
“Ini akibat dari tidak tuntasnya mengikuti kegiatan manasik haji selama ia masih berada di tanah air, sehingga Jamaah haji harus mengikuti kegiatan ini, dan Kami pun harus melaksanakannya, “ tegas Faimar.
- Fatmi : Penulis
- Ags : Editor
- Cic : fotografer