Siak (Inmas) - Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Guru Raudhatul Athfal ( PW IGRA) Provinsi Riau Tuti Suryati mengatakan Kabupaten Siak mempunyai program Festival Santri Raudhatul Athfal (FSRA). Seperti dikutip dari laman pekanbaru.tribunnews.com, Kegiatan ini satu-satunya hanya ada di Kabupaten Siak di provinsi Riau. "Untuk di Provinsi Riau, Festival Santri RA ini hanya Kabupaten Siak yang melaksanakannya. Nantinya Festival Santri Raudhatul Athfal akan kita adopsi dan masukkan ke dalam program IGRA,” katanya, Rabu (14/6/2023).
Masih dikutip dari laman yang sama, Tuti menyebut FSRA akan dilaksanakan berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Bahkan akan diusulkan untuk program kegiatan nasional. “Kami hadir pada akhir bulan lalu kegiatan FSRA VI tingkat kabupaten Siak di Kecamatan Dayun. Kegiatan sangat meriah dan sangat positif, yang patut kita apresiasi bersama. Bahkan Siak sudah melaksanakan festival ini selama 6 tahun beturut-turut,” katanya.
Saat membuka kegiatan ini, Wakil Bupati Siak, Husni Merza menyambut gembira rencana PW IGRA Riau tersebut. Program yang dilaksanakan di kabupaten Siak menginspirasi pihak provinsi sehingga Siak menjadi pencetus dari program ini. “Pemerintah Kabupaten Siak mendukung penuh Festival Santri RA ini dari dulu. Jika memang diadakan di kabupaten lain dan menjadi kegiatan berjenjang hingga tingkat provinsi dan nasional, artinya Siak telah menciptakan catatan sejarah dalam program ini ke depannya,” katanya.
Husni menyampaikan IGRA merupakan pendidik bagi anak-anak. Mendidik anak merupakan investasi bagi orang tua, bangsa dan negara serta juga untuk akhirat kelak. "Dengan mengenalkan ilmu agama kepada anak-anak, mereka akan mempunyai ilmu dan benteng di masa mendatang. Dan yakinlah dengan apa yang telah guru-guru ajarkan dan berikan kepada anak-anak, akan Allah SWT balas dengan pahala yang besar dan juga kebaikan yang luas,” ucap Husni.
Husni menceritakan, FSRA VI tingkat Kabupaten Siak 2023 di Dayun sangat membanggakan Pemkab Siak. Masyarakat juga mendukung program ini. Karena itu, Pemkab Siak akan terus mendukung program ini pada tahun depan lebih besar lagi. "Semoga anak-anak kita sehat jasmani dan rohani, dan menjadi anak saleh dan saleha, berprestasi yang akan mengisi dengan prestasi di saat Indonesia mencapai usia emasnya di 100 tahun di tahun 2045. Hal tersebutlah yang diharapkan dari Raudhatul Athfal ini,” kata dia.
Festival Santri FA VI tingkat Kabupaten Siak tahun 2023 yang dilaksanakan akhir bulan lalu mengangkat tema "Dengan Semangat Festival Santri RA VI, Kita Pupuk Rasa Cinta Alquran dalam Mewujudkan Kehidupan yang Damai dan Berakhlakuk Karimah”.
Festival tersebut diselenggarakan oleh IGRA dan Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Siak, di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun (31/5/2023). Pelaksanan FSRA Lailatul Munawaroh mengatakan FSRA merupakan ajang silaturahmi antara Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Siak. Festival Santri RA ini juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang Raudhatul Athfal yang merupakan sekolah tingkatan TK di bawah naungan Kementerian Agama.
Peserta pada Festival Santri RA VI tingkat Kabupaten Siak tahun 2023, diikuti sebanyak 216 siswa dengan guru pendamping 144 orang dari 24 RA se-Kabupaten Siak. Kecamatan Dayun sendiri merupakan Kecamatan dengan jumlah RA terbanyak ke 2 setelah Kecamatan Kandis di kabupaten Siak. (Hd)