Tembilahan (Inmas) - Mensyukuri lebih indah dilakukan daripada
menggali perbedaan. Untuk dapat mensyukuri perbedaan maka diperlukan empati
yang dimiliki masing-masing individu. Hal ini merupakan salah satu hal yang
diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Indragiri Hilir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445
H/2023 M. Kegiatan berlangsung di Aula Mawar Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Indragiri Hilir.
"Empati ini mungkin buat sebagian orang adalah hal yang
tidak berarti, tapi dengan empati kita bisa bersatu, bisa saling mengerti,
saling memahami dan sekali lagi ini adalah hal yang diajarkan Baginda
Rasulullah SAW," tutur Kakan Kemenag Inhil Harun, Jum’at (29/09/2023).
Kakan Kemenag Inhil menambahkan, Rasulullah yang dilahirkan pada
12 Rabiulawal telah memberikan teladan dalam mengelola perbedaan. Ia merupakan
pribadi penuh kasih sayang yang mampu merangkul semua yang berbeda dan
menempatkan hak-hak asasi sebagai dasar relasi sosial.
“Di bawah kepemimpinannya, kita menyaksikan harmoni Madinah yang
begitu indah meski dihadapkan pada keragaman agama, budaya, dan keyakinan,”ujar
Kakan Kemenag Inhil yang berharap momen Maulid Nabi menjadi kesempatan generasi
muda untuk mengenal sosok Rasulullah SAW.
Menurutnya, mencontoh ahlak dan jejak kepemimpinan Rasulullah
SAW adalah sebuah keniscayaan. Bahkan, para pendahulu bangsa telah meletakkan
dasar-dasar berbangsa dan bernegara dengan menempatakan harmoni dan kerukunan
sebagai spirit universal yang akan menjaga bangsa Indonesia tetap utuh.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445
H/2023 M juga dihadiri oleh Kasi dan Penyelenggara, Ketua MUI Kab. Indragiri Hilir, Pengawas Madrasah, Pengawas
PAI, Pensiunan, KUA,Penghulu, Penyuluh, ASN dan Non ASN serta Dharma Wanita Persatuan
Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir dan Tokoh Masyarakat. ***(Ria/Utar/HD)