Pekanbaru: (17/2) bertepatan 26 Rajab 1444 H, MAN 3 Kota Pekanbaru menggelar peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad Saw, di Lapangan Madrasah. Ustazd yang mengisi acara adalah Syamsurizal, S.Ag.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru dan staf Tata Usaha MAN 3 Kota Pekanbaru.
Peringatan tahun ini mengambil tema ” _Salat sebagai sarana mewujudkan generasi yang bermental kuat_ ”.
Dalam ceramahnya, Ust. Syamsurizal, S.Ag. mengungkapkan, Nabi Muhammad Saw adalah nabi dan rasul utusan Allah Swt. dan manusia yang paling sempurna. Hanya Nabi Muhammad Saw yang menjamin umatnya masuk surga kecuali bagi orang-orang enggan dan tidak mau menjalankan perintah Allah Swt. Nabi Muhammad Saw sangat sayang dengan Umatnya, ketika Nabi Muhammad Saw Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. di perlihatkan langsung oleh Allah Swt. tentang keadaan surga dan neraka dan kondisi umatnya.
Salat merupakan ibadah yang paling fundamental dalam Islam. Salat bukan sekadar kewajiban bagi setiap muslim, tetapi merupakan kebutuhan manusia secara spritual. Salat merupakan media untuk _ber-taqarub_ kepada Allah Swt. Salat membangun kedekatan diri pada Allah Swt. Nabi bersabda, “Assholatu mi’rajul mukmin”. Artinya, salat merupakan _mi’raj_ -nya orang mukmin. Yang dimaksud dengan _mi’raj_ adalah naiknya jiwa, pikiran, dan hati untuk bertemu dengan Allah Swt. Semakin dekat diri kita kepada Allah semakin tenang jiwa kita, tidak mudah berkeluh kesah. Oleh karena itu, seorang mukmin yang benar-benar salat, jiwanya tenang dan pikirannya lapang dan akan terhindar dari sifat keluh kesah, gelisah, serta bakhil.
Sementara itu Kepala MAN 3 Kita Pekanbaru Bapak H. Marzuki, M.Ag. dalam sambutanya mengatakan, " Kami dari MAN 3 bersama-sama untuk mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj, berterima kasih kepada Ust. Syamsurizal, S.Ag. yang telah hadir, terima kasih kepada guru,staf madrasah dan panitia peringatan _Isra Mi’raj yang_ telah memfasilitasi acara ini sehingga acara pada hari ini bisa terlaksana dan berjalan sebagaimana mestinya.
Selain itu ditambahkannya, agar siswa MAN 3 Kota Pekanbaru bisa mengambil hikmah dengan apa yang di sampaikan oleh penceramah, bisa meresap ke hati dan sanubari dan bisa di terapkan di kehidupan nyata,” harapnya.