0 menit baca 0 %

Menuju New Normal, Kemenag Dumai Gelar Raker Bersama Kepala Madrasah

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam gelar Raker (Rapat Kerja) bersama Kepala Madrasah dilingkungan Kementerian Agama Kota Dumai, adapun agenda rapat tersebut dalam rangka menghadapi penerapan New Normal atau Tatatan Hidup Baru di Madrasah.

Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam gelar Raker (Rapat Kerja) bersama Kepala Madrasah dilingkungan Kementerian Agama Kota Dumai, adapun agenda rapat tersebut dalam rangka menghadapi penerapan New Normal atau Tatatan Hidup Baru di Madrasah. Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Dumai Drs. Sarifuddin dan dipimpin Kepala Subbag Tata Usaha Kankemenag Dumai Drs. H. Ade A. Yani serta didampingi Ketua Pokjawas Kankemenag Dumai Drs. H. Ismail Abbas, MA dan staf Pendidikan Islam Kankemenag Dumai Nurasiah Fitriana Pohan, S.Ag. Dihadiri Kepala Madrasah Aliyah se-Kota Dumai dan Kepala Madrasah Tsanawiyah se-Kota Dumai, bertempat di Aula Kankemenag Dumai. Peserta rapat kerja wajib memperhatikan protokol kesehatan dan memakai masker. Selasa (09/06/2020) sekira pukul 09.00 WIB

Dalam sambutan Kasubbag TU meminta kepada seluruh Kepala Madrasah agar mempesiapkan segala kebutuhan dalam menyongsong masuknya kembali siswa-siswi ke Madrasah dan persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di era menuju New Normal di masa darurat Covid-19.

“Bagaimana Bapak dan Ibu Kepala Madrasah, kesiapan sarana dan prasarana untuk siswa-siswi kita,” kata H. Ade A. Yani. Yang disambut Kamad. ‘’Siap Bapak,” ujar menjawab pertanyaan dari Kasubbag TU, yang disambut apresiasi.

H. Ade A. Yani mengapresiasi dengan baik kesiapan-kesiapan Madrasah untuk menuju New Normal tersebut. Karena perlu persiapan semenjak dini, apakah sudah melalui protokol kesehatan.

“Kalau belum, kita siapkan sejak sekarang. Kalau sudah alhamdulilah, sudah baik” ujar Kasubbag TU.

Namun demikian yang terpenting, kata H. Ade A. Yani kesiapan fasilitas-fasilitas Madrasah secara sehat, lingkungan madrasah yang sehat serta sarana belajar sesuai dengan protokol kesehatan.

“Seperti persiapan sarana kran air mengalir untuk cuci tangan, hand sanitizer  serta fasilitas masker bagi siswa-siswi dan guru serta kesiapan mental para guru untuk memberikan pelajaran anak-anak didik yang baru dalam situasi New Normal Covid-19,” terang H. Ade A. Yani.

Selain itu, dia juga akan memastikan untuk kesiapan kepadatan siswa-siswi, karena pihaknya akan mengatur terkait tempat duduk, sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan. Mengingat ini penting, untuk menjaga jarak antara siswa-siswi serta dewan guru.

“Begitu juga dengan kehidupan asrama di Pondok Pesantren, juga harus sesuai dengan protokol kesehatan salah satu dengan menjaga jarak, menggunakan masker baik antara pengasuh asrama maupun anak-anak santri yang ada di asrama sendiri. Sehingga kita dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19,” tegas H. Ade A. Yani.

Namun demikian, H. Ade A. Yani belum bisa memastikan kapan jadwal KBM akan mulai diberlakukan. Mengingat pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Hanya saja, pihaknya meminta kepada seluruh Madrasah agar dapat mempersiapkan secara maksimal, terutama dalam menghadapi suasana persiapan penerimaan siswa-siswi baru, dimasa menuju New Normal. (Arief)