0 menit baca 0 %

MEWAKILI KAKANKEMENAG, PENYELENGGARA ZAKAT DAN WAKAF HADIRI ACARA PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL TAHUN 2022 TINGKAT KAB INHU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 30 Agustus 2022, mewakili Kakankemenag Kab. Inhu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kab. Inhu H. Alpendri, S.Ag., M.Pd.I (urut tiga dari sisi kanan gambar) menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional 2022 Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu, tempat: Gedung Dang...

Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 30 Agustus 2022, mewakili Kakankemenag Kab. Inhu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kab. Inhu H. Alpendri, S.Ag., M.Pd.I (urut tiga dari sisi kanan gambar) menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional 2022 Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu, tempat: Gedung Dang Purnama-Rengat. Acara dihadiriBupati Inhu Rezita Meylani Yopi, SE.
Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022 mengambil tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Sementara sub tema yang diangkat adalah “Peduli Pasca Pandemi Covid-19”, “Anak Tangguh Pasca Pandemi Covid-19” dan “Anak Tangguh, Indonesia Lestari”. Melalui tema tersebut diharapkan anak Indonesia pada situasi pascapandemi Covid-19 terus terlindungi fisik dan jiwa serta mendapatkan hak-haknya, seperti hak belajar, bermain, dan bergembira.
Tema HAN Tahun 2022 bertujuan memberikan motivasi kepada semua pihak bahwa meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, namun tidak menyurutkan komitmen bersama untuk tetap melaksanakan peringatan HAN dan terus memberikan kepedulian langsung di tengah-tengah masyarakat dalam rangka memenuhi hak anak dan memberi perlindungan khusus kepada anak pascapandemi Covid-19, demikian sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Inhu.
Bupati Rezita Meylani mengatakan dalam arahannya, Peringatan HAN Tahun 2022 menjadi momentum untuk menguatkan komitmen bersama dalam pemenuhan hak anak sekalgus menjadi momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan
hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Harapan di masa yang akan datang tertumpu pada anak-anak Indonesia saat ini yang akan memiliki peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka di tahun 2045.
Untuk itu, anak-anak Indonesia saat ini selaku sebagai calon pemimpin bangsa ke depan diharapkan menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan penuh sukacita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang kuat.(tulang)