0 menit baca 0 %

Mewakili Kakanwil, Kabid Urais Terima Distribusi Ratusan Al-Qur'an dari Komunitas Riau Mengaji

Ringkasan: Riau (humas)- Pendistribusian Al-Quran Wakaf yang juga berisi terjemahan dan asbabun nuzul ayat diserahkan oleh Komunitas Riau Mengaji ke Kanwil Kementerian Agama Riau.Komunitas yang  sudah 1 tahun berdiri itu, sampai kini sudah 40000 eksemplar Al-Quran yang sudah didistribusikan ke berbagai wilaya...

Riau (humas)- Pendistribusian Al-Quran Wakaf yang juga berisi terjemahan dan asbabun nuzul ayat diserahkan oleh Komunitas Riau Mengaji ke Kanwil Kementerian Agama Riau.

Komunitas yang  sudah 1 tahun berdiri itu, sampai kini sudah 40000 eksemplar Al-Quran yang sudah didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pendiri dan Ketua Komunitas Riau Mengaji, Firdaus mengatakan Sumber donasinya adalah beberapa perusahaan, salah satunya muslimah Dani Sete. Sedangkan pembinanya salah satunya adalah walikota Pekanbaru. dari sinilah setiap bulan mereka bisa hadirkan 4-5 ulama Nasional. Misalnya Syeikh M. Ali Jaber, Ust. tengku Zulkatnain, Habib al-Habsy. Ia mengutarakan bahwa  Acara ini rutin diturunkan di beberapa provinsi.

"Kami punya cabang di beberapa provinsi, mengumpulkan 1/2 m per bulan. Dibina langsung oleh Ketua MUI Pekanbaru. Prof. Dr. KH Ilyas Husti Untuk Nasional. Kemudia Penasehatnya ust. Tengku zulkarnaen", terangnya.

Menurutnya Komunitas ini ingin mengangkat nama Riau untuk nasional dan manca negara. 

"Kami kemarin audiensi dengan pak Mahyudin, kami mau berkoordinasi dengan kemenag Seluruh kabupaten terkait Muslim Madani Festival yang akan launching awal september.  kami akan buat konsep amal ekslusif di dalam gedung dan mengumpulkan pengusaha UMKM di setiap kabupaten berjumlah 300 orang dengan ptotokol Covid-19", paparnya.

Ia berencana mengusung ceramah tengku Zulkarnain, tanya jawab Usaha Syariah, Muhasabah di dalam, dan dineriahkan dengan lantunan lagu oleh Opic.

"Acara ini akan rutin diadakan setiap bulan dua kali, kemudian kita minta pengusaha berpartisipasi wakaf minimal 30 al-Quran atau 3  jt. Kalau kita kumpulkan 300 pengusaha minimal 1 miliar per kabupaten, 10 ribu Al-Quran berikut pembinaan ada 50 jt didalamnya akan kami serahkan langsung pada kementerian kabupaten atas instruksi dari Kakanwil provinsi", tuturnya.

Ia mengagendakan setiap kabupaten akan dapat ditinggalkan Al-Quran atau dana 1 miliar terdisribusi. Harapannya menjadi ringan beban untuk Riau mengaji. Sehingga tepat sasaran.

Ia menegaskan Pendistribusian Ini betul-betul gratis untuk pembinaan seluruh pembinaan al-Quran. TPA,TPQ, RUMAH TAHFIDZ, PEMBINAAN MUALLAF, DAERAH TERISOLIR.

Selanjutnya 5?na akan mereka alokasikan untuk bantuan alat-alatnya, fasilitas guru, dll.

Kegiatan yang sudah berjalan setahun dan sudah mendistribusikan cetakan ke 40 rb, dibantu penerbit kawan lamanya di Solo, sehingga tanpa dibebani biaya awal. Setelah diantar ke gudang, dibayar bertahap dari hasil donasi. Sumber penggalangan dana setelah ceramah ustadz.

"Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA minta 400-500 eksemplar dulu, sesuai kebutuhan hari ini kami antar 400, Nanti kami antar lagi sesuai permintaan lanjutan", imbuhnya.

Komitmennya pada donatur yang berwakaf, Al-Quran ini sampai tepat sasaran ke TPA, dll.

Untuk di kemenag memang pendistribusian ini masih perdana. Tapi Kalau MUI rutin. 

Menurutnya Ada 3 komunitas yang menggerakkan kegiatan ini: pertama, Komunitas Riau Mengaji. Kedua Cevron Muslimah sehagai EO nya untuk konser amal, undang Ustadz, dll. Adapun Quran Centre sebagai pembinaan ngaji gratis, muaalaf, tahsin misalnya Yayasan Jannatul Firdaus.

Ke 3 elemen ini sudah legal karena terdaftar di akte notaris dan Kemenkumham, sebutnya.

"Selalu ada halangan saat kami berkecimpung di dunia Al-Quran. Kami dapati Al-Quran beredar dari orang-orang yang tak bertanggung jawab", keluhnya. 

Oleh karena itu pihaknya berkoordinasi dengan kemenag, MUI sekaligus sebagai counter isu ketika dakwah Al-Qur'an diserang oleh yang bermental PKI. Kami dapati fitnah bagaimana Al-Qur'an ini jangan beredar.

Pihaknya menyebut telah ekerjasama dengan penerbit UMMUL QURA salah satu penerbit Al-uran tebesar di Indonesia  dan paling tua yang sudah lama berperan dalam program wakaf Al-Quran. Ia menjamin penerbitan Al-Qur'an ini sesuai standar kemenag.

"Tujuannya dengan meminta nasehat kemenag,  agar mereka segan menghalangi upaya kami", tutupnya.(vera)