Siak (Inmas) - Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah kembali melaksanakan Fieldtrip yang menarik di Tahun Ajaran ini. Kali ini diawali oleh Kelas Jauh di Kecamatan Mempura, membawa peserta didik ke lingkungan belajar yang berbeda. Fieldtrip ini merupakan bagian dari upaya MI As Sidiqiyah untuk memberikan pengalaman luar kelas kepada siswa-siswi dalam suasana belajar yang penuh edukasi.
Rumah Jamur Nando dan Asia Farm Pekanbaru menjadi tujuan menarik dalam fieldtrip ini. Kedua lokasi tersebut dipilih untuk memberikan pengalaman belajar yang unik kepada siswa-siswi kelas 4 dan 5 MI As Sidiqiyah Kelas Jauh Mempura. Kegiatan ini diikuti oleh 61 peserta, termasuk guru pendamping yang siap mengawal dan memandu perjalanan ini pada hari Senin lalu, (02/10/2023).
Para peserta fieldtrip dengan semangat berangkat dengan menggunakan 2 bus yang telah disiapkan oleh MI As Sidiqiyah menuju Pekanbaru. Keberangkatan pada pukul 07.30 WIB membawa mereka menuju destinasi pertama, Rumah Jamur Nando. Di tempat ini ada ruangan atau rumah pembesaran jamur, para peserta didik bisa melihat langsung bahkan memetik langsung jamur dari media tanam.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Asia Farm Pekanbaru sebelum kembali ke Siak pada pukul 21.30 WIB. Di Asia Farm, peserta didik melakukan kegiatan seru sambil belajar mengenai kegiatan peternakan, pertanian, dan perikanan. Ada beberapa kincir angin, rumah hobbit, kandang kambing, rumah peternakan seperti di animasi Shaun The Sheep, rumah jepang, dan lainnya.
Kepala MI As Sidiqiyah, Al Ustadz Idris, M.Pd, menyampaikan pesan motivasi kepada peserta. “Fieldtrip ini adalah kesempatan emas untuk belajar dan menjelajahi dunia di luar kelas. Manfaatkanlah pengalaman ini dengan baik, jadikan setiap momen sebagai pelajaran berharga.” Pesan beliau.
Antusiasme peserta fieldtrip begitu terlihat dari wajah mereka yang penuh semangat. Mereka tidak hanya menikmati perjalanan yang seru, tetapi juga memperoleh pelajaran berharga tentang lingkungan dan pertanian. Kesempatan seperti ini akan membantu mereka tumbuh sebagai individu yang berpengetahuan luas. Pelajaran yang diperoleh dari fieldtrip ini, bahwa belajar tidak hanya terbatas pada buku teks, melainkan juga pengalaman langsung yang tak ternilai harganya. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda di masa depan. (RHW)