Pelalawan (Inmas)- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pelalawan Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan dengan pelaksanaan pelatihan implementasi kurikulum merdeka yang inovatif. Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan, MIN 1 Pelalawan telah mengadakan pelatihan khusus bagi para pengajar dan staf sekolah untuk menerapkan konsep kurikulum merdeka yang baru-baru ini diperkenalkan.
Dalam pelatihan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, 80 guru-guru dari 7 Madrasah Ibtidaiyyah Se Kabupaten di MIN 1 Pelalawan diajarkan tentang bagaimana mengintegrasikan prinsip-prinsip kurikulum merdeka ke dalam pembelajaran sehari-hari. Mereka diberikan panduan tentang pendekatan yang lebih kontekstual, berbasis proyek, dan memberikan keleluasaan kepada siswa untuk mengembangkan minat mereka sendiri. Selain itu, staf sekolah juga mendapatkan pengetahuan tentang penilaian berbasis kompetensi yang sesuai dengan kurikulum ini.
Kepala MIN 1 Pelalawan, Bapak Sarwidi, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi sekolah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang kreativitas dan pemberdayaan siswa. Beliau menekankan pentingnya peran guru dalam memfasilitasi proses belajar siswa serta mengakomodasi kebutuhan individual mereka.
Siswa-siswa di MIN 1 juga memberikan tanggapan positif terhadap perubahan ini. Mereka merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran karena memiliki lebih banyak kendali atas cara mereka belajar. Dengan adanya proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, siswa merasa pembelajaran menjadi lebih berarti dan mendalam.
Kakan Kemenag Pelalawan Drs. H. Jisman, MA pun memberikan apresiasi atas langkah inovatif yang diambil oleh MIN 1 Pelalawan dalam mengadopsi kurikulum merdeka. Hal ini dianggap sebagai langkah penting dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Disela arahannya Kakan Kemenag Pelalawan menyampaikan "melalui KMA 183 dan 184 Kemenag mendorong madrasah untuk melakukan beberapa langkah penguatan peserta didik melalui Guru. “Guru memiliki tiga hal penting yang harus disampaikan kepada peserta didik yaitu pentingnya pendidikan anti korupsi, pendidikan moderasi beragama dan pendidikan karakter,”
Melalui pelatihan ini, MIN 1 Pelalawan telah mengambil langkah progresif dalam membentuk arah pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Diharapkan bahwa pengalaman dan hasil positif dari pelaksanaan kurikulum merdeka di MIN 1 dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk berani melakukan inovasi demi masa depan pendidikan yang lebih baik.
Yayasan Mahardika Indonesia Agung Ade Yulianto, S. Pd, MM Narasumber Mahardika Indonesia Agung Ade Yulianto, S. Pd, MM Narasumber, Kakan Kemenag Pelalawan Drs. H. Jisman, MA, Kepala MIN 1 Sarwidi, S. Pd. I, Guru-guru Madrasah Ibtidaiyyah Se Kabupaten Pelalawan.
#inmaskemenagpelalawan