0 menit baca 0 %

Momen Bahagia Rayakan idul Fitri, Mahyudin: Silaturrahmi Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Ringkasan: Riau (Inmas) - Idulfitri 1443 H/ 2022 M menjadi momentum paling indah dan membahagiakan bagi umat muslim karena dapat merayakannya. Dua tahun lebih Pemerintah membatasi aktifitas masyarakat disebabkan pandemi COVID-19 melanda dunia. Tak terkecuali terjadi di Provinsi Riau.Untuk tahun 2022 M, umat mu...

Riau (Inmas) - Idulfitri 1443 H/ 2022 M menjadi momentum paling indah dan membahagiakan bagi umat muslim karena dapat merayakannya. Dua tahun lebih Pemerintah membatasi aktifitas masyarakat disebabkan pandemi COVID-19 melanda dunia. Tak terkecuali terjadi di Provinsi Riau.

Untuk tahun 2022 M, umat muslim Dunia umumnya dan Prov. Riau khususnya dapat melaksanakan sholat Idul Fitri secara berjamaah di masjid, lapangan atau pun dihalaman perkantoran tanpa melupakan kewajiban mematuhi protocol kesehatan Covid – 19.

“Suasana Idulfitri hari ini, masyarakat yang hadir cukup ramai yang datang ke masjid ini. Kemungkinan juga di daerah-daerah lain tempat sholat juga ramai. Karena sudah dua tahun masyarakat tidak bisa melaksanakan ibadah sholat ied seperti ini. Demikian disampaikan Gubernur Riau pada sambutan sebelum pelaksanaan Sholat idul fitri 1 Syawal 1443 H / 2022 M dihadapan ribuan jamaah yang melaksanakan shalat Idul Fitri di Halaman Mesjid Raya An Nur Prov. Riau, Senin (2/5/22)

Lebih lanjut Gubernur mengajak umat muslim untuk berdoa agar pandmi Covid – 19 segera berakhir.

“Alhamdulillan menurut saya ini momen melepas kerinduan. Dengan dibukanya kesempatan beribadah masyarakat antusias. Dan saya lihat tadi ruas jalan ke sini macet, mungkin tempat lain juga sama.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA ditempat terpsah mengajak umat muslim untuk merayakan hari kemenangan ini dengan tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan baik sesama umat beragama maupun antar umat beragama.

“dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri ini, saya harapkan seluruh umat muslim untuk dapat bersama sama menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa, jadikan momentum idul fitri ini sebagai sarana bersilaturrahmi menjalin ukhuwah/ persaudaraan diantara sesama manusia. keluar dari Ramadhan menjadikan kita tetap istiqomah dalam meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT”.

Penutup, Mahyudin berpesan meskipun pandemi covid sudah menurun di Provinsi Riau, protokol kesehatan wajib tetap dilaksanakan.

“selamat berhari raya Idul Fitri 1443 H, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir bathin, dalam bersilaturrahmi tetap ingat dan patuh dengan protokol kesehatan agar terhidar dari wabah Covid – 19”.