Meranti (Inmas) - MTs dan MA Raudhatul
Hidayah peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jum'at (10/2/2023) di Musholla Raudhatul
Hidayah dan dihadiri oleh Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, para Guru dan
Staf Tata Usaha beserta Siswa-Siswi.
Penyelenggaraan kegiatan
dilakukan secara sederhana tetapi tetap berlangsung hidmat. Kepala MA Raudhatul
Hidayah Nani Sugianti, S.S.,
mengatakan bahwa peringatan ini merupakan program madrasah yang tidak
boleh ditinggalkan dengan tujuan untuk
mengingatkan kembali keluarga MTs dan MA Raudhatul Hidayah akan perjuangan Nabi
Muhammad SAW, khususnya pada peristiwa Isra Mi’raj.
“Minimal anak-anak tahu bahwa
setiap bulan Rajab ada peristiwa yang tidak pernah Kita lupakan terutama
bagi umat Islam, karena didalamnya ada
perintah salat lima waktu,” katanya.
“Dengan demikian anak-anak
menjadi tahu bahwa kewajiban salat adalah perintah langsung dari Allah SWT
kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya,” imbuhnya.
Acara peringatan Isra Mi’raj menghadirkan penceramah
Ustadz H. Eka Naskah, Lc., untuk memberikan tausiyah,
sehingga kegiatan ini menjadi lebih bermakna.
Ustadz H. Eka Naskah, Lc.,
menyampaikan seluruh proses perjalanan Isra Mi’raj yaitu dua bagian perjalanan
yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja.
“Ini adalah perjalanan Nabi
Muhammad SWA dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Kemudian Nabi
Muhammad SAW dinaikkan ke langit ketujuh atau sidratul muntaha. Isra Miraj
kerap dimaknai sebagai perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW dalam satu
peristiwa. Akan tetapi, Isra dan Miraj sebenarnya terdiri dari dua bagian
perjalanan Nabi Muhammad SAW, yaitu Isra dan Mi’raj. Dimana yang paling inti adalah
diterimanya perintah salat 5 waktu dalam sehari semalam bagi umat Nabi
Muhammad,” terang Ustadz H. Eka Naskah,
Lc. (Inmas)