0 menit baca 0 %

Mts Negeri 3 Bengkalis : Tumbuhkan Empati Siswa Melalui Program Menjenguk Siswa/I Yang Sakit

Ringkasan: Dompas (Inmas) -  Jagalah lima perkara sebelum datangnya lima perkara. Lima perkara yang dimaksud adalah waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum da...

Dompas (Inmas) -  Jagalah lima perkara sebelum datangnya lima perkara. Lima perkara yang dimaksud adalah waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang matimu.

Untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan nyata, maka MTsN 3 Bengkalis memiliki program “menjenguk siswa sakit (opname/rawat jalan) Dengan melaksanakan prinsip tersebut, maka setiap kali jika ada siswa yang sakit dengan aturan lebih dari 3 hari dan dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter, maka wali kelas mengajak perwakilan teman-temannya untuk menjenguk Siswa/I tersebut.Santi Aggraini salah atu Wali Kelas di MTsN 3 Bengkalis saat ditemukan (16/09) mengatakan” MTsN 3Bengkalis memiliki program yakni mengunjungi siswa/I yang sakit dan bahkan jika ada salah satu keluarga dari warga Madrasah yang meninggal akan diajak perwakilan dari siswa/I untuk bertakziyah,dan ini bagian dari cara kita memunculkan sifat empati dari diri siswa/I agar saling mengingat dan saling support”Ungkapnya.

Saat ini Siswa/I beserta guru MTsN 3 Bengkalis berkunjung ke salah satu siswa kita yakni anak kami Nadhif Kelas VII2  yang mana saat ini baru saja melakukan tindakan operasi karena ada benjolan disalah satu bagian tubuhnya sehingga diharuskan untuk dioperasi.Tutup Santi

Dari gerakan ini diharapkan dapat membangun karakter peduli sosial dengan teman yang dalam kondisi sakit atau orang tua siswa yang meninggal dunia. Hal ini dilakukan dengan maksud dan tujuan agar terbangun rasa solidaristas yang tinggi antar siswa, antar guru dengan siswa, antar madrasah dan lingkungan rumah siswa. Semoga Langkah positif yang dilakukan demi kebersamaan dan toleransi serta kepekaan terhadap kondisi siswa senantiasa Bersama dengan rida dari Allah swt.(YTX)