0 menit baca 0 %

MTs Ponpes Khairul Ummah PAS Ganjil Berbasis Android/Android Based Test (ABT)

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik atau untuk mengetahui daya serap peserta didik pada semua kompetensi dasar yang telah dijalani selama enam bulan (satu semester) maupun evaluasi dari proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh gur...

Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik atau untuk mengetahui daya serap peserta didik pada semua kompetensi dasar yang telah dijalani selama enam bulan (satu semester) maupun evaluasi dari proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh guru terhadap peserta didik) sekaligus umpan balik bagi satuan pendidikan, maka dilakukan ujian/penilaian di setiap semester. Hasil PAS digunakan untuk menentukan ketuntasan belajar siswa dan pengisian rapor siswa sebagai laporan kepada orang tua peserta didik mengenai pembelajaran anaknya selama satu semester.

Senin 4 Desember 2023, MTs Ponpes Khairul Ummah, alamat Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu menyelenggarakan PAS Ganjil TP.2023/2024 terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Akidah Akhlak. Sebagaimana yang disampaikan Kepala MTs Ponpes Khairul Ummah, Sukma Rona, S.Pd.I bahwasanya PAS Ganjil dilaksanakan dengan berbasis Android atau Android Based Test (ABT). Ujian berbasis android memberikan beberapa keuntungan, yakni: mengurangi kecurangan, biaya lebih hemat dan pengoreksian lebih mudah. ABT mampu mengurangi tingkat kecurangan siswa, seperti menyontek. Siswa cenderung kesulitan untuk menyontek temannya karena soal diacak. Setiap meja dengan meja lainnya tidak sama soal tesnya. Hal ini dapat melatih kejujuran siswa dalam ujian. Dari segi biaya, ujian menggunakan Android jauh lebih hemat. Kertas tidak lagi dibutuhkan dalam jumlah banyak. Kertas hanya digunakan untuk coretan pada mata pelajaran tertentu. Kelebihan lainnya, ujian menggunakan android lebih mudah dalam pengoreksian. Koreksi dilakukan oleh sistem, nilai lebih cepat diketahui, ketepatan lebih akurat, sehingga lebih efektif dan efisien. Tidak hanya baik bagi madrasah, ujian berbasis android juga baik bagi siswa. Sistem yang mudah dioperasikan membuat siswa nyaman selama proses ujian. Demi kelancaran, siswa telah dilatih melalui simulasi. Sementara bagi peserta didik yang belum memiliki smartphone mengikuti ujian di Laboratorium Komputer, ujar Sukma Rona.(tulang)