0 menit baca 0 %

MTsN 3 Pekanbaru Gelar Sholat Ghaib Untuk Syuhada Palestina

Ringkasan: Pekanbaru, HUMAS-Rabu (08/11/23) Sesuai dari seruan Menteri Agama  Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas pada Hari Minggu (5/11/2023) agar semua masyarakat indonesia melaksanakan Sholat Ghaib secara bersama sama untuk saudara kita yang telah gugur berperang akibat serangan israel di Palestina.S...

Pekanbaru, HUMAS-Rabu (08/11/23) Sesuai dari seruan Menteri Agama  Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas pada Hari Minggu (5/11/2023) agar semua masyarakat indonesia melaksanakan Sholat Ghaib secara bersama – sama untuk saudara kita yang telah gugur berperang akibat serangan israel di Palestina.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa ukhwah sesama saudara Muslim yang telah gugur syahid meninggal dunia pada kejadian konflik Israel dan Palestina, bertempat di masjid dan Gor.

MTsN 3 Kota Pekanbaru meksanakan sholat ghaib diikuti oleh para siswa, guru dan karyawan, teruntuk korban keganasan tentara Zionis Israil yang telah syahid. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi 3 tempat yaitu : Masjid Abu Bakar kelas 7, Masjid Baitul Ikhlas kelas 8 dan kelas 9 melaksanakan di Gor dikarenakan kapasitas mesjid yang tidak mecukupi untuk menampung jamaah sekaligus semua, jamaah melaksanakan dengan khusuk dan seraya mendo’akan agar seluruh syuhada diampuni dosanya dan ditempatkan di sisi Allah sesuai dengan janjiNya dan konflik ini segera berakhir. Bertindak sebagai Imam adalah ust Budi Chandra, M. Pdi dimasjid Abu Bakar, Bapak Abdul ghafar S. Sos di Masjid Baitul Ikhlas dan digor diimami oleh Ustadz Hasanul Pardi.

Bapak Waka Humas Abdul Gahafar S. Sos mengatakan sholat ghoib adalah salah satu bentuk solidaritas kita sesama Muslim yang telah meninggal dunia akibat serangan brutal tentara Israel, mari sama-sama kita mendo’akan juga kepada warga Palestina agar tetap bersabar dan terus berjuang mempertahankan tanah air Palestina sampai merdeka dan semoga Allah SWT melindungi dan konflik segera berakhir”.

Selain itu, sholat ghaib merupakan sebuah kewajiban atau fardhu kifayah bagi umat muslim, namun, melaksanakan shalat jenazah maupun sholat gaib tetap dianjurkan bagi siapa pun yang mengetahui kematian saudara muslimnya. oleh karena itu diharapkan juga kepada seluruh stakeholder madrasah, juga kepada lembaga-lembaga pemerintah, swasta maupun negeri, masjid-masjid untuk ikut melaksanakan sholat gaib. Semoga para saudara kita yang gugur di Palestina mendapat ampunan dan rahmat dari Allah Swt. Amin ya Rabbal Alamin (Tim Humas)