Siak (Inmas) - Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Siak laksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1445 H bertempat di Multi Purpose Room MTs Negeri 3 Siak (Senin, 9/10/2023). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perangkat Desa Jayapura, Komite Madrasah, Wali Siswa, Tenaga Pendidik dan Kependidikan MTsN 3 Siak, para undangan, serta seluruh siswa siswi MTs Negeri 3 Siak.
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut menghadirkan penceramah, Maruli Ashari Hasibuan, S.HI, MH dari Kementerian Agama Kabupaten Siak. Dalam tausyiahnya Ustadz Maruli Azhari Hasibuan menyampaikan bahwa Rasulullah SAW adalah contoh teladan terbaik bagi umat Islam dan seluruh isi dunia. Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW adalah salah satu cara mencintai beliau. “Sebagai generasi muda tentunya banyak makna yang dapat diambil untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya terkait empat sifat terpuji yang dimiliki oleh Nabi Muhammad saw yakni Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Shiddiq memiliki arti jujur. Sikap ini adalah sebuah sikap esensial yang harus dimiliki oleh setiap orang, mengapa demikian? Karena kejujuran merupakan sebuah modal utama untuk dapat percaya satu sama lain. Yang kedua adalah amanah yang berarti dapat dipercaya.
Selain memiliki sifat jujur, seseorang harus berusaha agar dirinya dapat dipercaya dalam mengemban suatu tugas. Sifat amanah yang dimaksud adalah melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya dengan penuh tanggung jawab. Ketiga, tabligh yang berarti menyampaikan. Seseorang harus dapat menyampaikan amanah yang diberikan kepada orang yang berhak menerima amanah tersebut. Terakhir, fathonah yang berarti cerdas. Cerdas bukan berarti terkait pembelajaran akademik saja, tetapi juga tentang cara seseorang untuk dapat memanfaatkan peluang yang ada di dalam hidupnya, atau terkait mencari solusi yang tepat terhadap sebuah masalah yang sedang dihadapinya,” nasehat Ustadz Maruli Ashari Hasibuan.
“Selain meneladani sifat Nabi Muhammad SAW di atas, masih terdapat banyak hal yang dapat dilakukan sebagai bentuk merealisasikan makna Maulid Nabi dalam kehidupan. Bershalawat juga merupakan hal penting sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan bershalawat, seseorang akan mendapatkan berbagai kemuliaan seperti dijanjikan pahala berlipat oleh Allah SWT, diangkat derajatnya, bahkan Allah menjanjikan akan mengumpulkan orang yang gemar bershalawat bersama Nabi Muhammad SAW di surga. Kemudian, makna Maulid Nabi yang tak kalah penting adalah melestarikan ajaran serta misi perjuangan Nabi Muhammad SAW, juga para Nabi sebelumnya. Rasulullah SAW telah membaktikan seluruh jiwa raga dan hartanya demi menyampaikan ajaran Allah SWT kepada umatnya. Bahkan Rasulullah SAW juga mewariskan Al-Quran dan sunnah Nabi sebagai pedoman hidup agar terhindar dari kesesatan.” Tutup Ustadz Maruli Ashari Hasibuan.
Sejalan dengan hal tersebut Kepala MTs Negeri 3 Siak, Ahmad Hilal, S.Pd.I dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kini saatnya bagi kita untuk selalu memperkokoh iman dan takwa dengan memperdalam ilmu pengetahuan. “Oleh karena itu, hal yang saat ini harus dilakukan oleh umat Islam dan generasi muda adalah memperdalam ajaran Islam sebagai bekal menjawab persoalan-persoalan rumit yang bermunculan dalam kehidupan agar terhindar dari tipu daya kenikmatan sesaat yang menjerumuskan diri pada siksa api neraka,” ujar Ahmad Hilal, S.Pd.I.
Semoga melalui kegiatan “Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW” di MTs Negeri 3 Siak ini akan menjadi momen penting bagi kita semua untuk mewujudkan siswa siswi MTsN 3 Siak yang Qurani dan berakhlak terpuji. (Abd)
Â