Situbondo - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Riau Dr. H. Mahyudin, MA didampingi Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Drs. H.
Syahruddin, M. Sy mengikuti Pembukaan Mudzakarah Perhajian Indonesia Tahun
2022, Senin Malam (28/11/22). Mudzakarah Perhajian yang berlangsung di Pondok
Pesantren Salafiyah Syafiíyah Situbondo dibuka langsung oleh Menteri Agama
diwakili Staf Khusus Menteri Agama Bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan
Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan dan Moderasi Beragama Ishfah Abidal
Aziz.
Kegiatan yang mengangkat tema “Bipih dan keberlangsungan penyelenggaraan Ibadah Haji” tersebut diikuti Kepala Kanwil Kemenag Provinsi beserta Kabid Penyelengaraan Haji seluruh Indonesia, Pejabat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Ukhuwah Islamiyah dna Moderasi Beragama Ishfah Abidal Aziz, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Sayfiíyah KH. R. Ahmad Azaim Ibrahimy, KH. Afifuddin Muhajir dan sejumlah Ulama yang tergabung dalam konsultan haji 2022.
Ka. Kanwil Kemenag Riau mengatakan bahwa
sebagaimana disampaikan Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan
Umrah mudzakarah dilaksanakan dalam rangka merespon dinamika penyelenggaraan
haji, khususnya setelah Saudi menerbitkan kebijakan untuk menaikkan biaya
masyaír pada musim haji 2022 dengan signifikan mencapai 23 juta per Jemaah.
“kebijakan
yang telah ditetapkan Saudi perlu direspon dalam dua persepektif, pertama
perspektif tata kelola keuangan untuk keberlangsungan pembiayaan penyelenggaraan
ibadah haji, kedua perspektif agama, dimana berkenaan dengan konsep istithaáh”.
Lebih
lanjut Mahyudin mengatakan hasil mudzakarah ini akan dijadikan untuk membuat
kebijakan yang terkait dengan pembiayaan Jemaah haji tahun 2023.
Mudzakarah perhajian ini berlangsung selama tiga
hari yang juga menghadirkan selai pejabat kementerian Agama juga perwakilan
ormas Islam.