0 menit baca 0 %

Muhammad Idris : “Jauhi Sifat Hasad”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan yang super Ketat, Masjid Ikhlas Beramal Komplek Perkantoran Kementerian Agama Kota Pekanbaru, tetap menjalan kan Program Tausiyah Qabla Dzuhur, Sesuai Arahan dari Ka. Subbag TU H. Abdul Wahid .S.Ag.,M.I.kom dan Kepala Kantor Kementerian Agama K...


Pekanbaru (Inmas), Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan yang super Ketat, Masjid Ikhlas Beramal Komplek Perkantoran Kementerian Agama Kota Pekanbaru, tetap menjalan kan Program Tausiyah Qabla Dzuhur, Sesuai Arahan dari Ka. Subbag TU H. Abdul Wahid .S.Ag.,M.I.kom dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Dr.H.Edwar S.Umar.,M.Ag.

Qabla Dzuhur tanggal 14 Juli 2020 giliran Ustadz Muhammad Idris.S.Ag,M.Pd.I yang menyampaikan Tausiyah nya didepan para Jamaah, Ustadz yang Tergabung dalam IKMI Kota Pekanbaru membahas tentang Hasad. Menurut Mantan Kepala Kantor Urusan Agama disalah satu Kecamatan di Kabupaten Inhu ini , bahwa kita sebagai umat islam wajib menjauhi sifat Hasad atau pun dengki, Hasad merupakan salah satu jenis Penyakit hati yang sangat berbahaya, bahkan merupakan racun amal, yang dapat menyebabkan amal kebaikan seseorang musnah laksana kayu dimakan api. Sifat Hasad merupakan salah satu bentuk gangguan kejiwaan atau mental karena orang yang hasad akan merasa gelisah hatinya ketika melihat orang lain bahagia atau memperoleh kesuksesan.

Hasad juga merupakan salah satu penyakit tertua dalam sejarah kehidupan dan peradaban manusia. Karena faktor hasad pula Qabil rela membunuh saudaranya yang bernama Habil. Karena itu, wajar jika dalam banyak Hadits dijelaskan tentang bahaya penyakit hasad ini.

Oleh karena itu dilingkungan Kantor, masyarakat, dan dimanapun kita berada kita harus bersyukur kepada Allah Tampa harus Hasad, iri bahkan dengki terhadap orang lain. ( Bustamar )