0 menit baca 0 %

Muhammad Khairul Fikri M.Pd, Penyuluh Non PNS KUA Kec. Bantan Ikut Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani

Ringkasan: Bantan (Inmas) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Non-PNS KUA Kec. Bantan Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, pada hari Minggu malam, tanggal 29 Oktober 2023 mengikuti acara HauL Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Ke  884, KH Hasbullah Bin KB Muhammad Siddik Ke 28, KH.

Bantan (Inmas) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Non-PNS KUA Kec. Bantan Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, pada hari Minggu malam, tanggal 29 Oktober 2023 mengikuti acara HauL Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Ke  884, KH Hasbullah Bin KB Muhammad Siddik Ke 28, KH. Khairuddin Bin KH Hasbullah ke 14, KH zainuddin Bin KH Hasbullah ke 5 di Jalan Pahlawan Dusun Sepakat Desa Bantan Tengah.

Kiyai Sirojul Munir, M.Sy. selaku pentausiyah menjelaskan secara gamblang tentang silsilah dan sejarah toriqoh naqsabandiyah.

Toriqoh merupakan suatu jalan atau cara yang di tempuh untuk mendapatkan Rahmah dan Hikmah dari Allah SWT. Dalam mendapatkannya tentu ada latihan-latihan atau jenjang yang harus di lalui dengan melakukan amalan tertentu, atau dengan zikir yang telah di ajarkan oleh seorang guru toriqoh.

Ikut serta menjadi jamaah toriqoh sangat penting, guna melatih diri agar senantiasa istiqomah dalam mengerjakan amal kebaikan. Istiqomah adalah hal yang sangat sulit di dapatkan. Untuk mendapatkannya harus melalui tahapan tertentu, ikut serta dalam jamaah toriqoh sebagai salah satu jalan menuju keistiqomahan dalam ketaatan.

Untuk menjadi seorang murid atau jamaah toriqoh terlebih dahulu harus melalui bai'at oleh seorang guru. Dan ini merupakan syarat wajib utama. Setelah melalui tahap ini, seorang guru akan memberikan atau mengajarkan zikir, atau amalan yang harus di kerjakan seorang murid. Dengan harapan melalui tahapan ini seorang murid akan di bimbing  menuju keistiqomahan dalam menggapai Rahmat Allah SWT. Acara di tutup dengan pembacaan doa bersama. (Timredaksikuakecbantan).